Sambas Times. Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi membuka kegiatan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Kecamatan Teluk Keramat tahun 2023. Selasa, (30/5/2023), di Desa Sungai Kumpai.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi menjelaskan, Puspaga merupakan program inovasi untuk penanganan kasus stunting.
“Puspaga ini merupakan program inovasi Pemerintah Kabupaten Sambas menurunkan kasus Stunting di Kabupaten Sambas,” kata Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi.
Wabup mengatakan, Sambas saat ini sedang rawan stunting, “kita hari ini nomor 6 tertinggi se Kalimantan Barat, dan tahun lalu kasusnya menurun, namun jangan sampai kita terlena,” pesannya.
Ngah Rofi sapaan akrab Wakil Bupati menjelaskan, pembangun infrastruktur yang mewah dan megah tidak ada apa-apanya kalau generasi atau anak-anak tidak memiliki masa depan yang cerah.
“Salah satunya diakibatkan kasus stunting, karena gizi dan perkembangan motorik anak mempengaruhi pengetahuan dan otak atau kepintaran anak-anak,” jelasnya.
Wabup meminta agar semua komponen berperan dalam menurunkan angka stunting, khususnya Desa Sungai Kumpai, bagaimana kasus stuntingnya bisa turun.
“Kita minta Kades Sungai Kumpai menyisihkan anggaran desa 20 persen untuk ketahanan pangan, dan diarahkan pada penanganan kasus stunting Desa Sungai Kumpai,” pesannya. (Ris).
Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News
















