Sambas Times. Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi mengikuti Temu Kerja Nasional Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) se-Indonesia di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Senin, (3/7/2023).
Temu kerja nasional TPPS yang di buka Kepala BKKBN Pusat DR dr. Hasto Wardoyo Sp.O.G, hadiri Kemenko PMK Prof Muhajir.
Sebanyak 1.120 peserta yang terdiri dari jajaran BKKBN Pusat, jajaran Kemenko PMK, Kementerian dalam negeri. Tim Bapenas, dan ketua TPPS seluruh Kabupaten di Indonesia mengikuti kegiatan tersebut.
Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi mengatakan. Temu kerja nasional itu membahas evaluasi capaian semester 1 tahun 2023 dan praktik baik percepatan penurunan stunting di daerah.
“Alhamdulillah hari ini saya bersama ketua TPPS seluruh Indonesia menghadiri pertemuan kerja nasional terkait capaian penurunan stunting di daerah,” ujarnya. Rabu (5/7/2023).
Ia mengutip, Kepala BKKBN pusat Hasto Wardoyo meminta target nasional 14 persen prevalensi stunting pada tahun 2024 harus di wujudkan. Terutama menyongsong Indonesia Maju.
“Kami mendapat amanat dari Kepala BKKBN pusat. Yaitu TPPS Kabupaten harus bergerak konsisten dan sinergi dalam pergerakan program penurunan stunting,” jelasnya.
Wabup melanjutkan bahwa ujung tombak percepatan penurunan stunting tingkat desa adalah TPK desa dengan koordinator lapangan tingkat desa adalah kepala desa, “Kepala desa memiliki peran penting dalam usaha menurunkan stunting di desa,” ungkapnya.
Selain itu, Rofi menyebut harus ada data valid dalam manajemen data stunting di setiap pekan yang di bahas dalam rapat desa. ” Nanti akan ada koordinasi camat dalam rapat rutin yang diadakan,” pungkasnya. (Ris).
Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News















