Home / Pemerintahan

Senin, 8 Juli 2024 - 15:12 WIB

Satker LHK Kalbar MoU SPKS dan Pelatih Revegetasi di Teluk Keramat

Camat Teluk Keramat Budi Iswanto membuka kegiatan penandatanganan SPKD dan Pelatihan Revegetasi, Senin (8/7/2024) di Aula Kantor Camat Teluk Keramat.

Camat Teluk Keramat Budi Iswanto membuka kegiatan penandatanganan SPKD dan Pelatihan Revegetasi, Senin (8/7/2024) di Aula Kantor Camat Teluk Keramat.

Sambas Times. Satuan Kerja (Satker) Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Kalbar mengelar penandatanganan Surat Perjanjian Kerjasama Swakelola (SPKS) dan pelatihan Revegetasi di Kecamatan Teluk Keramat.

Penandatanganan SPKS dan pelatihan Revegetasi di Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas oleh Tim Pembantu LHK Kalbar, dilaksanakan di Aula Kantor Camat Teluk Keramat. Senin, (8/7/2024).

Dalam agenda tersebut Dinas LHK Kalbar bekerjasama dengan tim pembantu Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) Kalbar wilayah Kesatuan Hidrologis Gambut (KHG) Sungai Sambas Besar-Sungai Seiyung, Kecamatan Teluk Keramat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Teluk Keramat, Forkopimcam, Kepala Sub Pokja Restorasi Gambut Wilayah Kalimantan, Babhinkamtibmas, Babinsa, Kades, dan KUPS Desa Sekura, Berlimang, Sungai Baru, dan Tri Mandayan.

BACA JUGA:  Polisi Tangkap Seorang Perempuan Pengedar di Sambas

Camat Teluk Keramat, Budi Iswanto mengatakan, program Revegetasi merupakan keseriusan pemerintah dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah terdapat gambut.

“Segala musibah tidak kita rencanakan, termasuk kebakaran hutan dan lahan di musim kemarau, kami mengapresiasi program dari Pemprov Kalbar terkait program Revegetasi,” kata Budi Iswanto.

Camat Teluk Keramat meminta semua stakeholder harus kompak dengan sinergi dan semangat, jangan sampai terulang kebakaran lahan, serta antisipasi secara cepat apabila diketahui titik hotspot wilayah gambut.

“Mudah-mudahan program ini berkesinambungan, tidak terbengkalai, harus berlanjut, kita berusaha dan bertawakal dengan kegiatan penanaman atau Revegetasi bagi alam dan makhluk hidup,” imbaunya.

Selain itu, Budi Iswanto mengimbau berdasarkan prediksi prakiraan cuaca, pada bulan Juli-Agustus 2024 terjadi puncak kemarau, dampaknya dapat menyebabkan kekeringan, serta mudahnya kebakaran hutan dan lahan.

BACA JUGA:  Komisi IV DPRD Kalbar Konsultasi Jalan Negara ke Kementrian PUPR

“Masyarakat Kecamatan Teluk Keramat, khususnya di desa lahan gambut untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, atau membuang puntung rokok sembarangan,” ingatnya lagi.

Kegiatan tersebut ditandai dengan penandatangan berita acara atau SPKS oleh PPK Dinas LHK Kalbar, Camat, dan KUPS Desa Sekura, Sungai Baru, Berlimang, dan Tri Mandayan.

Usai SPKS, dilanjutkan materi pelatihan penanaman (P0) dan Pemeliharaan Tahun Kesatu (P1), Demplot Revegetasi (R2) pada lahan gambut bekas terbakar tahun anggaran 2024.

Penulis : Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Kapolsek Pemangkat

Pemerintahan

Kapolsek Pemangkat Cek Kelayakan Kondisi Ruang Tahanan
KSOP SINTETE

Pemerintahan

Jelang Nataru, KSOP Sintete Bentuk Posko Terpadu Selama 21 Hari
Ketua DPRD Sambas Abu Bakar usai menghadiri Pembukaan TMMD ke-116, Rabu (10/5/2023).

Pemerintahan

DPRD Sambas Dukung TMMD Regtas ke-116
Ketua DPRD Sambas bersama Bupati Sambas menerima LHP LKPD TA 2022 dari BPK RI Perwakilan Kalbar

Pemerintahan

Kembali Raih WTP, Ketua DPRD Apresiasi Pemda Sambas
Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi

Pemerintahan

Wabup Rofi Siap Bersinergi Bersama Polres Sambas
Asisten III Setda Kalbar Drs H Alfian Salam menyampaikan arahan pada RPJPD Kabupaten Sambas

Pemerintahan

Pemprov Kalbar Harap Sambas Prioritas Pembangunan Daerah
Ketua Komisi IV DPRD Sambas Anwari

Kesehatan

Komisi IV DPRD Sambas Sambut Baik Layanan Vaksinasi Covid-19
Tim Satgas Covid-19 Puskesmas Sekura, Kecamatan Teluk Keramat menggelar ramah tamah

Kesehatan

Tim Satgas Covid-19 Puskesmas Sekura gelar Ramah Tamah
error: Content is protected !!