Sambas Times. Pelepah pohon pisang berubah menjadi seni lukis yang menarik ditangan seniman, Harianto asal Gang Nelayan 3, Dusun Flamboyan, Desa Penjajab Kecamatan Pemangkat.
Hasil karya seni dari pelepah pohon pisang kini sudah terjual sekitar 5 – 6 buah. Hal tersebut dikarenakan penjualan hanya sekedar dari mulut ke mulut.
“Kendala yang kita hadapi saat ini adalah pemasaran. Penjualan hanya melalui teman ke teman dan media sosial,” kata Harianto menjelaskan.
Pelukis berbahan pelepah pisang ini menuturkan, pembuatan satu buah lukisan bisa mencapai 10 hingga 20 hari, semua berdasarkan tingkat kesulitan yang akan dibuat.
“Kesulitan pembuatan lukisan terletak pada pelepah pisangnya. Ada bagian yang perlu dikikis, apabila tidak dikikis maka tidak bisa bertahan lama, ” jelasnya.
Harga lukisan dari pelepah pohon pisang tersebut juga bervariasi. Tergantung tingkat kesulitan yang dibuat, dan kebanyakan pemandangan alam.
“Harga satu buah lukisan sekitar 500 hingga 1 juta rupiah, dan lukisan yang kita buat ini fokus pemandangan alam. Untuk gambar orang, kita belum mahir, ” ungkap Harianto.
Pelukis dari bahan pelepah pisang ini berharap, pemerintah kabupaten Sambas bisa memperhatikan seniman, sehingga bisa mengangkat nama Kabupaten Sambas.
Bagi masyarakat yang ingin memesan lukisan dari bahan pelepah pohon pisang tersebut, bisa langsung menghubungi Harianto di No Wa (0852-5235-7822).
Penulis : Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News















