Sambas Times. Bupati Sambas H Satono menyampaikan arah pembangunan Kabupaten Sambas, pada pembukaan Musyawarah Rencana Pembangunan, Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) tahun 2027.
Bupati menyampaikan pentingnya penyelarasan arah pembangunan daerah dengan kebijakan nasional dan provinsi. Sehingga pembangunan daerah sejalan dengan visi misi Gubernur Kalbar, serta program strategis nasional.
“Kita bersyukur, sejumlah capaian pembangunan daerah menunjukkan tren positif. Seperti pertumbuhan ekonomi, IPM, angka kemiskinan berhasil ditekan, termasuk angka pengangguran dan lain-lain,” kata Bupati, Jumat (17/4/2026).
Bupati menjelaskan, capaian kinerja pembangunan Kabupaten Sambas 2025, yaitu, tingkat pengangguran terbuka, tahun 2024 realisasi 4,99 persen, tahun 2025 realisasi 4,91 persen. “Walaupun 0,8 persen, ini sudah menunjukkan tren positif,” jelas bupati Sambas.
IPM Kabupaten Sambas tahun 2024, realisasi 71,20 persen, tahun 202,realisasi 72,08 persen, Indeks Resiko Bencana, tahun 2024 realisasi 135,55 persen, tahun 2025, realisasi 109,61 persen.
Tingkat Kemiskinan, tahun 2024 realisasi 6,53 persen, tahun 2025, realisasi 6,37 persen. Sakip, tahun 2024 realisasi 63,60 persen, tahun 2025, realisasi 64,39 persen.
Indeks Reformasi Birokrasi, tahun 2024, realisasi 76,32 persen, tahun 2025, realisasi 78,80 persen, Indeks Kualitas Lingkungan Hidup, tahun 2024, realisasi 67,32 persen, tahun 2025, realisasi 71,63.
PDRB Per Kapita, tahun 2024 realisasi, 43,61 persen, tahun 2025, realisasi 46,31 persen. Pertumbuhan Ekonomi, tahun 2024 dan tahun 2025 realisasi 4,74, sedangkan Indeks Infrastruktur, realisasi 2025 57,80.
Meski demikian, Bupati Satono menekankan bahwa dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat masih sangat dibutuhkan. Terutama dalam pembangunan infrastruktur strategis.
Ia mengusulkan pelebaran jalan provinsi seperti Jalan Ahmad Marzuki dan Jalan Sultan Muhammad Syafiuddin. Serta percepatan duplikasi Jembatan Batu yang dinilai sudah berusia tua dan perlu penanganan segera.
Selain itu, pelebaran ruas jalan Tanah Hitam–Merbau juga diharapkan menjadi perhatian karena berperan penting dalam mendukung program strategis nasional di wilayah tersebut.
Bupati Satono juga menyampaikan apresiasi atas pembangunan kawasan waterfront Sambas yang direncanakan terealisasi tahun ini. Ia menilai kawasan tersebut memiliki nilai historis dan budaya yang menjadi kebanggaan masyarakat Sambas.
“Terima kasih, tahun ini waterfront Sambas akan dibangun. Semoga tidak ada penundaan, mengingat kawasan ini merupakan situs budaya yang penting bagi masyarakat,” pungkasnya.
Penulis: Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News















