Sambas Times. Bupati Sambas H Satono mengajak semua pihak berkolaborasi dalam upaya percepatan penurunan angka Stunting di Kabupaten Sambas.
Ajakan itu disampaikan Bupati Satono saat memimpin Rapat Intervensi Evaluasi Stunting Kabupaten Sambas, di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas, Senin (27/04/2026).
“Kegiatan ini menjadi bagian penting komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat langkah nyata percepatan penurunan stunting di Kabupaten Sambas, “kata Bupati Sambas pada kegiatan itu.
Dalam arahannya, Bupati Satono menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen yang telah bekerja keras menekan angka stunting. Mulai dari jajaran pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader posyandu, hingga para relawan.
“Saya mengapresiasi semua elemen yang telah bekerja keras menekan angka stunting. Capaian yang diraih saat ini merupakan hasil kerja bersama yang harus terus dijaga dan ditingkatkan,” tegas Bupati.
Menurutnya, intervensi stunting akan lebih efektif jika dilakukan secara langsung di lapangan. Baik dari sisi pelayanan, pendampingan keluarga, serta penanganan, menjadi langkah penting agar bantuan tepat sasaran.
Selain itu, bupati juga menekankan pentingnya data yang akurat sebagai dasar pengambilan kebijakan. Oleh karenanya, kolaborasi bersama Tim Penggerak PKK hingga tingkat desa perlu terus diperkuat.
“PKK desa memiliki pemahaman lebih detail terhadap kondisi wilayah masing-masing. Termasuk tantangan sosial, ekonomi, dan kesehatan yang berbeda antar desa,” terangnya.
Dengan sinergi seluruh pihak, tambah bupati, Pemerintah Kabupaten Sambas optimistis upaya percepatan penurunan stunting dapat berjalan lebih maksimal. Sehingga generasi masa depan Sambas tumbuh sehat, cerdas, dan berkualitas.
Penulis: Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News















