Home / Pemerintahan

Senin, 25 Mei 2026 - 10:19 WIB

HMKS Desak Pemda Sambas Bangun Jalan Kota Lama – Sendoyan​

Kondisi jalan Kota Lama (Galing) menuju Sendoyan (Sejangkung) yang diminta masyarakat tahun ini segera direalisasikan pembangunannya. Insert Foto pengurus HMKS.

Kondisi jalan Kota Lama (Galing) menuju Sendoyan (Sejangkung) yang diminta masyarakat tahun ini segera direalisasikan pembangunannya. Insert Foto pengurus HMKS.

​Sambas Times. Himpunan Mahasiswa Kecamatan Sejangkung (HMKS) mendesak pemerintah Kabupaten Sambas membangun ruas Jalan Kota Lama – Sendoyan yang kondisinya kian memprihatinkan.

Kepala Bidang Sosial HMKS, Azie meminta Bupati Sambas, Satono, dapat mewujudkan pembangunan ruas jalan kabupaten yang menghubungkan Kota Lama (Kecamatan Galing) menuju Sendoyan (Kecamatan Sejangkung).

Azie menegaskan, kepastian pembangunan jalan penghujung dua kecamatan itu sangat dinantikan masyarakat setempat. Karena menjadi urat nadi perekonomian dan mobilitas warga antar kecamatan.

​”Kami dari HMKS mempertanyakan kejelasan pembangunan ruas jalan Kota Lama – Sendoyan yang merupakan jalan kabupaten. Apalagi pembangunan pernah di janjikan tahun 2026,” kata Azie.

BACA JUGA:  Pemda Sambas Perluas Gerakan Pangan Murah Hingga ke Desa

​Azie mengingatkan kembali bahwa komitmen pembangunan infrastruktur tersebut disampaikan langsung Bupati Satono dalam sebuah forum informal yang hangat bersama masyarakat, tajuk dengan “Ngopi Bersama Bupati”.

Kepala Dusun Batu Layar, Ali Wardana, meminta akses jalan kabupaten itu dapat diwujudkan. Karena kondisinya sangat memprihatinkan, serta mengganggu aktivitas warga sehari-hari.

​”Kondisi jalan ini luar biasa rusaknya. Kalau hujan berlumpur, licin dan berlubang, setiap hari dilintasi masyarakat, anak-sekolah, pertanian, perkebunan, sehingga berdampak pada ekonomi masyarakat,” tuturnya.

BACA JUGA:  Ketua DPRD Bangga Adat Pernikahan Melayu Sambas Masih Lestari

Ali berharap tahun ini jalan penghubung dua kecamatan ini bisa diwujudkan pemrograman Kabupaten Sambas. Sehingga berdampak pada mobilitas ekonomi masyarakat.

Ketua Umum HMKS, Alfi Syahri menegaskan, mahasiswa akan terus mengawal keinginan masyarakat. Serta aksi nyata pemerintah daerah merealisasikannya.

Selain itu, ia juga mendesak Pemerintah Kabupaten Sambas, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Segera memberikan klarifikasi langkah konkrit dalam menjaga kepercayaan masyarakat.

Penulis: Muhammad Ridho | Dapatkan Update News Sambas Times

Share :

Baca Juga

Yayasan Borneo Bela Negara

Pemerintahan

Dari Pengalaman di Penjara, Kini Bangkit Menentang Gerakan Ekstrem
Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi

Pemerintahan

Wabup Rofi Silaturahmi Bersama Pelajar Pemangkat dan Selakau
Bupati Sambas Satono

Pemerintahan

Bupati Satono Silaturahmi Bersama Wakil Menteri ATR RI
Pemerintah Kabupaten Sambas

Pemerintahan

Gelar Zikir Bersama, Sekda Sampai Prestasi Tahun 2022
Wakil Bupati Sambas Heroaldi

Pemerintahan

Dorong Pemerataan Pembangunan di Tengah Kebijakan Efisiensi Anggaran
Rutan Sambas

Pemerintahan

11 Warga Binaan Rutan Sambas Terima Remisi Khusus Natal 2025
DPRD Kabupaten Sambas

Pemerintahan

Komisi II Sambas Kunjungi Komisi IV DPR RI
Danrem 121 Alambhana Wanawai

Pemerintahan

Danrem 121 ABW Tanam Mangrove dan Lepas Tukik di Perbatasan Negara
error: Content is protected !!