Sambas Times. Mahasiswa Universitas Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas (UNISSAS) mewakili Indonesia dalam ajang ASIAN Youth Leaders Dialogue 2026 di Sarawak Science Center, Kuching, Sarawak, Malaysia Rabu, (12/08/2026).
Kegiatan ini menjadi wadah pertemuan generasi muda dari berbagai negara untuk memperkuat jejaring, bertukar gagasan, serta membangun kolaborasi lintas negara di kawasan Asia.
ASIAN Youth Leaders Dialogue 2026 diikuti peserta dan delegasi dari sejumlah negara, di antaranya Malaysia, Indonesia, China, Filipina, Aljazair, Nigeria serta beberapa negara lainnya.
Kehadiran para pemuda dari berbagai latar belakang tersebut mencerminkan semangat kolaborasi internasional dan pentingnya peran generasi muda dalam membangun hubungan yang lebih erat antarnegara.
Delegasi UNISSAS terdiri atas Prof Dr H Sumar’in SEI, MSI, Pendamping, Asrul SSos, Joan Meydi dan Melvian Adha sebagai peserta.
Keikutsertaan UNISSAS menjadi kesempatan memperkenalkan potensi mahasiswa dan institusi pendidikan tinggi dari wilayah perbatasan Indonesia kepada komunitas pemuda di tingkat regional dan internasional.
Prof Dr H Sumar’in SEI MSI menjelaskan, keikutsertaan dalam forum internasional seperti ASIAN Youth Leaders Dialogue merupakan pengalaman penting bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan dan membangun jejaring global.
“Kegiatan ini kesempatan baik bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari pemuda berbagai negara, bertukar gagasan, sekaligus memperkenalkan potensi Indonesia, khususnya dari Kalimantan Barat dan UNNISAS.
Sumar’in berharap, pengalaman ini dapat mendorong mahasiswa semakin percaya diri, terbuka terhadap perkembangan global, dan mampu menjadi pemimpin muda yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.”
Joan Meydi, salah satu delegasi mahasiswa UNISSAS, mengungkapkan rasa bangga dapat membawa nama Indonesia dan UNISSAS dalam forum kepemudaan internasional tersebut.
“Saya sangat bangga dan bersyukur dapat mengikuti ASIAN Youth Leaders Dialogue 2026. Apalagi bisa bertemu dengan pemuda dari berbagai negara memberikan pengalaman yang luar biasa, “jelasnya.
Dalam kegiatan itu, delegasi dapat saling bertukar perspektif, mengenal budaya, serta membangun relasi yang lebih luas. semoga kegiatan ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk mengikuti kegiatan serupa, dengan membawa nama UNISSAS ke tingkat internasional.
Keikutsertaan delegasi UNISSAS pada kegiatan itu menjadi bagian penting memperkuat peran perguruan tinggi mendorong mahasiswa agar memiliki wawasan global, kemampuan komunikasi lintas budaya, serta kepemimpinan yang adaptif terhadap perkembangan dunia.
Sebagai perguruan tinggi yang berada di wilayah Kalimantan Barat dan memiliki kedekatan geografis dengan kawasan perbatasan Indonesia–Malaysia, UNISSAS memiliki posisi strategis membangun kerjasama dan diplomasi pendidikan, serta kepemudaan dengan berbagai pihak di kawasan Asia.
“ASEAN Youth Leaders Dialogue ini menjadi momentum bagi delegasi UNISSAS memperluas pengalaman internasional, serta menunjukkan, bahwa mahasiswa dari daerah perbatasan memiliki potensi besar berkiprah di tingkat regional dan global,” harapnya.
Penulis: Muhammad Ridho| Dapatkan Update News Sambas Times
















