Sambas Times. Kapolres Sambas AKBP Sanny Handityo melakukan peninjauan cek Embung sebagai sumber air di lokasi Hotspot di Desa Sungai Baru, Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas, belum lama ini.
Kapolres turun langsung mengecek embung yang dibuat dan dimanfaatkan sebagai sumber air untuk mendukung pemadaman Karhutla di lokasi hotspot.
Embung tersebut dimanfaatkan untuk menampung air dan membantu menyalurkan pasokan air ke titik kebakaran yang lokasinya cukup jauh dari sumber air utama.
Embung dibuat hingga dua kali estapet, dari sumber air besar dengan jarak +- 200 meter ke embung pertama, kemudian disedot dengan mesin robin ke embung kedua dengan jarak +- 100 meter yang mendekati titik api.
Dengan adanya pembuatan embung hingga dua kali estapet, membuat tekanan pompa mesin semprot menjadi maksimal untuk memadamkan atau pendingan dititik Hotspot.
Kapolres Sambas AKBP Sanny Handityo, melalui Kasi Humas Polres Sambas AKP Sadoko Kasih Wiyono mengatakan, pemanfaatan embung untuk mempercepat penanganan Karhutla, terutama di lokasi yang sulit dijangkau sumber air.
“Embung sangat membantu tim di lapangan, karena dapat menampung dan menyalurkan air menuju lokasi yang terbakar. Dengan dukungan sarana proses pemadaman dan pendinginan diharapkan lebih efektif,” ujar AKP Sadoko Kasih Wiyono.
Menurutnya, tim gabungan dari Polsek Teluk Keramat, BKO Brimob, Tim Karhutla Polres Sambas dan instansi terkait melakukan pemadaman serta pendinginan sejak pagi hingga sore hari.
“Air dari embung ditransfer menggunakan peralatan pemadam menuju lokasi hutan dan lahan yang terbakar guna mencegah api kembali menyala dan meluas, “pungkasnya.
Penulis: Muhammad Ridho| Dapatkan Update News Sambas Times
















