Home / Pemerintahan

Selasa, 14 Februari 2023 - 13:53 WIB

Pemda Sambas Ikuti Zoom Meeting Pengendalian Inflasi dan Stunting

Pemerintah Kabupaten Sambas mengikuti Zoom Meeting penekanan Inflasi dan Stunting, Selasa (14/2/2023).

Pemerintah Kabupaten Sambas mengikuti Zoom Meeting penekanan Inflasi dan Stunting, Selasa (14/2/2023).

Sambas Times. Pemerintah Kabupaten Sambas mengikuti Zoom Meeting pengendalian Inflasi dan Stunting yang digelar Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) RI.

Rapat dari Pemda Sambas dihadiri Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi, Asisten I Setda Sambas Sunaryo, Forkopimda, Kepala OPD, Kades, Camat, dan undangan lainnya, Selasa (14/2/2023).

Quick Count dipimpin Menko PMK, Prof Dr Muhadjir Effendy MAP dan dipandu Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Kependudukan Drg Agus Suprapto, M Kes.

Menko PMK Prof Dr Muhadjir Effendy, MAP mengatakan bahwa saat ini terjadi ketidaksesuaian data mengenai stunting di Indonesia.

BACA JUGA:  Kontingen Kemenag Sambas Juara Umum Silaturahmi HAB ke-78

“Saat ini stunting ada ketidaksesuaian data dari Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) dengan Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (PPGBM),” ujarnya.

Muhadjir melanjutkan, bahwa SSGI telah memenuhi standar dari World Health Organization (WHO). Serta dapat dipakai secara merata di Indonesia untuk selanjutnya. Serta meminta kepala daerah untuk mendata Puskesmas yang belum memiliki alat USG.

“SSGI sesuai standar dari WHO, Kita upayakan alat ukur untuk seluruh posyandu atau puskesmas di Indonesia sesuai standar. Mohon kami diberi data tentang semua puskesmas yang belum punya USG,” tegasnya.

BACA JUGA:  DPRD Gelar Paripurna Pengesahan Dua Raperda Kabupaten Sambas

Muhadjir berharap 100 persen Puskesmas di Indonesia harus memiliki USG pada tahun 2023. Kemudian untuk antropometri pada tahun 2023 di Kalimantan Barat dapat 100 persen.

“Kemudian pelatihan lapangan harus giat dilakukan. Oleh karenanya masing-masing kepala daerah untuk mengalokasikan apbd untuk pelatihan pencegahan stunting,” pungkasnya.

Rapat dimulai pukul 09.00 pagi, saat ini sedang berlangsung laporan kondisi kemiskinan dan permasalahan stunting di Kabupaten Melawi. Setelah sebelumnya Kabupaten Mempawah, Sintang, dan Kapuas Hulu. (Ris)

Share :

Baca Juga

Komisi IV DPRD Kalbar meninjau pekerjaan Waterfront Sambas yang gagal oleh pelaksana kerja

Pemerintahan

Pekerjaan WF Sambas Wanprestasi, Gubernur Harus Tanggungjawab
Komisi I DPRD Sambas melakukan konsultasi pembentukan OPD Pengelola Perbatasan Daerah

Pemerintahan

DPRD Sambas Konsultasi Pembentukan OPD Pengelola Perbatasan
Satgas TMMD Regtas ke-116 bersama warga Desa Lubuk Sagang merehab RTLH milik Ibu Nafiah

Pemerintahan

Satgas TMMD Regtas Ke-116 Sasar RTLH Warga Desa Lubuk Dagang
Polsek Semparuk

Pemerintahan

Polsek Semparuk Tampung Aspirasi melalui Jumat Curhat
Kajari Sambas Daniel de Rozari menyampaikan Kongres Pers atau Press Release

Pemerintahan

Capaian Kinerja Kejari Sambas Periode Januari Hingga 22 Juli 2024
Bupati Sambas Satono

Pemerintahan

Bupati Satono Lantik 852 Guru PPPK
Ketua DPRD Sambas Abu Bakar memimpin Sidang Paripurna Jawaban Bupati Sambas terhadap PU Fraksi DPRD Sambas

Pemerintahan

DPRD Gelar Paripurna Jawaban Bupati Sambas Terhadap Raperda APBD 2022
Anwari Ketua Pansus 2 DPRD Sambas menyampai sosialisasi Raperda Kearsipan Daerah

Pemerintahan

Pansus 2 DPRD Sampaikan Sosialisasi Raperda Kearsipan Daerah
error: Content is protected !!