Home / Pemerintahan

Selasa, 16 Desember 2025 - 12:10 WIB

BPBD Gelar TTX Rencana Kontingensi Banjir Berbasis Pertama di Kalbar

Pelaksana Uji Rencana Kontingensi Banjir Kabupaten Sambas Tahun 2026-2028 yang dilaksanakan BPBD Kabupaten Sambas, di Salah satu Aula Hotel di Kabupaten Sambas, Selasa (16/12/2025).

Pelaksana Uji Rencana Kontingensi Banjir Kabupaten Sambas Tahun 2026-2028 yang dilaksanakan BPBD Kabupaten Sambas, di Salah satu Aula Hotel di Kabupaten Sambas, Selasa (16/12/2025).

Sambas Times. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sambas menggelar Simulasi Table Top Exercise (TTX) Uji Rencana Kontingensi Banjir Kabupaten Sambas Tahun 2026-2028.

Uji Rencana Kontingensi pertama kali di Kalimantan Barat ini dilaksanakan berbasis Aksi Merespon Peringatan Dini (AMPD) dilaksanakan di Aula salah satu hotel di Sambas, Selasa (16/12/2025).

Dian Yulianto Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan mewakili Plt Kepala BPBD Kabupaten Sambas menjelaskan. Simulasi TTX merupakan latihan pengambilan keputusan dan koordinasi lintas sektor.

“Tujuan simulasi TTX untuk memastikan komando berjalan jelas, ambang batas dipahami bersama, dan aksi merespon dapat dilakukan tepat waktu.” Ujar Dian Yulianto menjelaskan.

Dian Yulianto menjelaskan, uji rencana kontingensi banjir melalui simulasi TTX. Merupakan yang pertama kali dilaksanakan di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).

BACA JUGA:  Itwasda Polda Kalbar Audit Kinerja Tahap II TA 2025 Polres Sambas

“Ini menjadi kebanggaan bagi kabupaten Sambas, sekaligus wujud komitmen daerah dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang lebih siap, terukur, berbasis AMPD,” tegasnya.

Ia mengingatkan, setiap unsur wajib memahami peran dan tanggungjawabnya sesuai rencana kontingensi. Ambang batas bencana harus dimaknai sebagai titik mulai bertindak, bukan sekadar angka teknis.

“Melalui pendekatan AMPD, aksi merespon peringatan dini. Setiap peringatan dini harus langsung diikuti tindakan nyata yang cepat, terkoordinasi, dan berorientasi pada perlindungan masyarakat,” tegasnya.

Dian Yulianto mengapresiasi World Food Programme (WFP), BNPB, serta BPBD Provinsi Kalbar, atas dukungan, pendampingan, dan sinergi yang telah diberikan, “Kolaborasi menjadi kekuatan penting memperkuat kesiapsiagaan, “imbaunya.

Simulasi Uji Kejelasan Komando Tangani Bencana

Panitia pelaksana, Nanang Mardianto menjelaskan. Uji Rencana Kontingensi Banjir Kabupaten Sambas berbasis AMPD dilaksanakan untuk menguji kejelasan komando dan penanganan bencana.

BACA JUGA:  Ferdinan Hadiri Pelantikan 95 PPK Kabupaten Sambas

Nanang menegaskan, simulasi dilaksanakan sebagai tindak lanjut dokumen Rencana Kontingensi Banjir Kabupaten Sambas. Serta memperkuat kesiapsiagaan daerah melalui pendekatan AMPD.

Ia menjelaskan, tujuan TTX untuk menguji kejelasan komando dan koordinasi penanganan darurat banjir. Pemahaman ambang batas bencana sebagai dasar pengambilan keputusan.

“TTX ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan di Kalbar. Sehingga menjadi tonggak penting dalam penguatan sistem kesiapsiagaan bencana berbasis peringatan dini,” tegasnya.

Dalam kegiatan uji Rencana Kontingensi Banjir Kabupaten Sambas Tahun, sambutan disampaikan Rio. Dari World Food Programme (WFP). Paparan teknis simulasi disampaikan Amirudin, dan Judan, BPBD Kalbar.

Penulis: Muhammad Ridho I Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi

Pemerintahan

Tingkatkan IPM, Wabup Ingatkan Wisudawan Ubah Data KTP dan KK
Kejaksaan Negeri Sambas

Pemerintahan

Menjaga Gizi, Menjaga Generasi : Peran Kejari Sambas di Sekolah
Suasana rapat persiapan Sertijab Kasat Lantas Polres Sambas

Pemerintahan

Kapolres Sambas Pimpin Serah Terima Jabatan Kasat Lantas
Suasana TP-PKK Kabupaten Sambas melakukan monitoring penilaian lomba Aku Hatinya PKK

Pemerintahan

TP-PKK Kabupaten Monitoring Penilaian Lomba Aku Hatinya PKK
Ketua Komisi IV DPRD Sambas Anwari menghadiri Musdes RKP Desa Saing Rambi

Pemerintahan

Anwari Hadiri Musdes RKP Desa Saing Rambi TA 2024
Bupati Sambas Satono

Pemerintahan

Dinkes Harus Gencarkan Germas dan Pengobatan Gratis
Bupati Sambas Satono

Pemerintahan

Bupati Janji Bangun 3 RKB Pesantren Riyadatush Sholihin
Kondisi dek sekolah SMPN 3 Tekarang yang rusak

Pemerintahan

DPRD Sambas Prihatin Masih Ada Bangunan Sekolah Yang Rusak
error: Content is protected !!