Home / Pemerintahan

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:08 WIB

BPBD Kabupaten Sambas Rapat Teknis Pemadaman Karhutla di Semata

BPBD Kabupaten Sambas pada Rapat Teknis Penanggulangan Karhutla di Gedung Serba Guna Desa Semata, Kecamatan Tangaran, Kamis (21/5/2026).

BPBD Kabupaten Sambas pada Rapat Teknis Penanggulangan Karhutla di Gedung Serba Guna Desa Semata, Kecamatan Tangaran, Kamis (21/5/2026).

Sambas Times. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sambas menggelar rapat teknis pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Desa Semata Kecamatan Tangaran.

Rapat teknis bersama Pemerintah Kecamatan Tangaran, serta pihak terkait itu sebagai bentuk komitmen BPBD dalam menghadap musim kemarau, dipusatkan di Gedung Serba Guna Desa Semata, Kamis (21/5/2026).

Pelaksana Tugas Camat Tangaran, Taufiq Kurrakhman menyambut baik rapat teknis. Yang membahas fokus Karhutla di Kabupaten Sambas, khususnya kecamatan tangaran dan sekitarnya.

”Kami mendukung langkah strategis yang dimatangkan Pemerintah Kabupaten Sambas, mengingat mulai akhir april hingga juni 2026 nanti, telah ditetapkan status siaga darurat Karhutla Kabupaten Sambas,” ujar Plt Camat Tangaran.

BACA JUGA:  Bui Kiong Dampingi Suriansyah Reses di Kecamatan Tekarang

Taufiq mengapresiasi langkah BPBD Kabupaten Sambas dalam rapat teknis. Ia menyebut, ini sebagai upaya menindaklanjuti status siaga darurat Karhutla Kabupaten Sambas.

Taufiq juga menyampaikan antusiasnya kepada semua komponen yang terlibat dalam kesiagaan karhutla. Serta melakukan langkah-langkah strategis seperti identifikasi jumlah peralatan dan lainnya.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sambas Alwindo ST menegaskan, BPBD terus berupaya melakukan koordinasi dengan desa-desa. Guna menyamakan persepsi pencegahan Karhutla, serta menyikapi status siaga darurat Karhutla.

“Status Siaga Darurat Karhutla di Kabupaten Sambas telah diterbitkan Surat Keputusan Bupati Sambas Nomor 207/BPBD/2026. Mulai 20 April 2026 hingga 20 Juni 2026,” ujar Alwindo menjelaskan.

BACA JUGA:  PPNI dan Dinkes Gelar Baksos Pengobatan Gratis dan Germas

Ia menegaskan, rapat teknis ini untuk mengidentifikasi jumlah peralatan yang dimiliki desa, jumlah personel, titik rawan karhutla. Hingga pemetaan sumber air ke titik lokasi rawan karhutla.

”Kita bersyukur, rapat teknis yang berlangsung telah menghasilkan solusi yang dituangkan dalam berita acara. Serta berharap bisa sampai ke masyarakat, sehingga memiliki kesadaran dalam pemahaman Karhutla, ” harapnya.

Penulis: Muhammad Ridho | Dapatkan Update News Sambas Times

Share :

Baca Juga

Koramil Sambas

Pemerintahan

SDPN Sambas dukung Program “GASING” TNI AD
Camat Semparuk Slamet Riyadi

Pemerintahan

Dua Jembatan Non APBD Akan Dibangun di Semparuk
Bupati Sambas Satono

Pemerintahan

Bupati Satono Pimpin Upacara HUT KORPRI ke-51 dan PGRI ke-77

Pemerintahan

Bupati Satono Buka Musrenbang RPJMD 2025-2029 dan RKPD 2026
Inspektorat Kabupaten Sambas

Hukum

Inspektorat Sosialisasi Anti Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi
Bupati Sambas Satono

Pemerintahan

Gerakan Nasional Aksi Bergizi Sasar Sekolah
DPRD Kabupaten Sambas

Pemerintahan

DPRD Gelar PU Fraksi Penyelenggaraan Kearsipan
Camat Sajingan Besar

Pemerintahan

Camat Sajingan Besar Apresiasi KKL Magister Ekonomi Untan
error: Content is protected !!