Sambas Times. Bupati Sambas H Satono membuka Dialog Publik usulan penataan Daerah Pemilihan (Dapil) Sambas III, Kabupaten Sambas, Bengkayang dan Kota Singkawang, di Aula Utama Kantor Bupati Sambas, Selasa (11/8/2026).
Pada dialog itu, panitia pelaksana menghadirkan Ketua KPU Kalbar, Muhammad Syarifuddin Budi dan Pengamat Politik H Ireng Maulana, dengan moderator Pimpinan Redaksi Pontianak Times, Rido Ibnu Syahrie.
Dialog publik dihadiri Mantan Bupati Bengkayang Suryaman Gidot, Anggota DPRD Kalbar H Suriansyah, Wakil Bupati Sambas, Ketua DPRD Sambas.
Tokoh Pemuda dan Masyarakat Singkawang, Ketua KPU Kabupaten Sambas, Ketua Bawaslu Kabupaten Sambas beserta anggota, serta elemen masyarakat lainnya.
Bupati Sambas H Satono menyambut baik langkah panitia pelaksana yang tergabung dalam Forum Pemekaran Dapil Kalbar III untuk DPR RI yang telah menginisiasi dialog ini sebagai bahan refresentasi penambahan Dapil.
Dalam sambutannya, Bupati Satono menjelaskan, Kabupaten Sambas masuk dalam populasi yang besar dan terpadat nomor 2 di Kalbar, yang juga berada di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia.
Selain itu, Bupati Satono juga menyampaikan usia Kabupaten Sambas 396 yang paling tua dari daerah di Provinsi Kalbar, serta luas wilayah yang menjadi acuan panitia pelaksana pada dialog ini.
Ditegaskan Bupati Sambas, Pemerintah Kabupaten Sambas memiliki kewajiban memfasilitasi warga dan masyarakat agar aspirasi mereka ingin ada perwakilan Kabupaten Sambas, Bengkayang dan Kota Singkawang menjadi parlemen di Senayan.
“Tidak ada alasan Pemerintahan Kabupaten Sambas tidak memfasilitasi perjuangan panitia pemekaran dan mahasiswa dalam upaya penambahan Dapil di Kalimantan Barat,” ujar Bupati Sambas disambut antusias Pererat dialog.
Ketua Panitia Pelaksana, Fazar Anggreswari dalam laporan menyampaikan tujuan dialog publik untuk melihat dan menguatkan representasi Politik di Wilayah Perbatasan di utara Kalbar yang berbatasan langsung Indonesia-Malaysia.
Selain itu, jelasnya lagi, tujuan dialog untuk mendapat refresentasi politik dari masyarakat terkait wacana usulan penambahan Daerah Pemilihan di Kalimantan Barat, yaitu Daerah Pemilihan Kalimantan Barat III.
“Kami panitia pelaksana memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sambas yang telah memfasilitasi kegiatan kami, serta dukungan semua pihak yang menyambut antusias wacana penataan Dapil Kalbar III yang kami selenggarakan,” ujar Fazar.

Dalam dialog itu, Rido Ibnu Syahrie selaku moderator memberikan kesempatan kepada para audien yang hadir menyampaikan masukkan sebagai bahan refresentasi wacana penataan Dapil Kalbar III.
Masukkan wacana penataan dapil mendapat sambutan tinggi tokoh masyarakat, tokoh adat, Rektor Unnisas, akademisi, aliansi masyarakat perbatasan hingga perwakilan perempuan.
Masing-masing pertanyaan dan masukkan dijawab langsung narasumber yang terdiri dari Ketua KPU Kalimantan Barat, MS Budi dan Pengamat Politik sekaligus akademisi, H Irang Maulana.
Penulis: Muhammad Ridho| Dapatkan Update News Sambas Times
















