Sambas Times. Bupati Sambas Satono menghadiri Border Crossing Agreement (BCA) Malaysia-Indonesia (Malindo) yang digelar selama 3 hari, mulai dari tanggal 13 hingga 16 Februari 2023.
Kegiatan yang dipusatkan di Kuching, Sarawak, Malaysia Timur membahas perjanjian kerjasama perbatasan Malindo, tentang titik ekonomi bersama di daerah perbatasan.
“Alhamdulillah hari ini saya menghadiri kegiatan BCA membahas perjanjian kerjasama Malindo yang dihadiri, Kemenlu, Kemendagri, BNPP, BPPD dan provinsi perbatasan,” kata Bupati Sambas Satono.
Ia menyampaikan, kegiatan mereview perjanjian perlintasan batas Malindo. Termasuk usulan dari Indonesia untuk penentuan exit-entry point. Dan pihak Malaysia masih belum menentukan secara spesifik terkait teknis.
Banyak perjanjian kerjasama yang dibahas, terutama tentang lintas batas negara. Tentang titik ekonomi bersama di daerah perbatasan, serta keluar masuk Pekerja Migran Indonesia (PMI).
“Pertemuan menindaklanjuti nota diplomatik dari Kedutaan Besar Malaysia nomor AT 502/2022, bahwa Pemerintah Malaysia menyetujui usulan pelaksanaan persidangan ke-8 BCA RI-Malaysia,” ujarnya.
Ini pertemuan kedelapan dari peninjauan tentang persetujuan perlintasan perbatasan antara pemerintah republik Indonesia dan pemerintah Malaysia.
Bupati mengatakan Kabupaten Sambas memiliki banyak potensi unggulan. Seperti pertanian dan perikanan, mulai dari Temajuk hingga Selakau, dan potensi ini bisa dikerjasamakan degan negara Malaysia.
“Hubungan Indonesia-Malaysia sudah lama terjalin, tentu melalui BCA ini dapat memberikan dampak positif. Terutama peningkatan di sektor ekonomi daerah yang berdampak bagi masyarakat,” jelas Bupati.
Dari pihak Malaysia dihadiri Garry Belayong Awak Jhon Siyi Timbalan Pengarah Imegresen Sabah, Datu Muhammad Abdullah Bin Zaidel Deputy State Secretary EPD Jusa A, Dato’ Haji Mohammad Morshidi Bin Mustafa, Serta pejabat kementerian Sarawak.
Pada pertemuan tersebut, Selain Bupati Sambas Satono. Hadir pada kegiatan itu Sekda Sambas, Kadis Perhubungan, Kabag Tata Pemerintahan, Kepala Kantor Kesbangpolinmas dan Camat Sajingan Besar. (edo)
















