Home / Pemerintahan

Kamis, 6 Juli 2023 - 13:11 WIB

Disdikbud Gelar Hasil Lokakarya 7 Guru Penggerak

CGP bersama Bunda Literasi dan Kadisdikbud Kabupaten Sambas melaksanakan sesi foto bersama. Kamis (6/7/2023).

CGP bersama Bunda Literasi dan Kadisdikbud Kabupaten Sambas melaksanakan sesi foto bersama. Kamis (6/7/2023).

Sambas Times. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sambas menggelar hasil belajar Lokakarya 7 angkatan 7 guru penggerak Kabupaten Sambas. Kamis, (6/7/2023).

Hadir dalam acara tersebut Bunda Literasi Kabupaten Sambas Yunisa, Kepala Disdikbud Kabupaten Sambas Samekto Hadi Suseno, Pimpinan OPD, Kepala Sekolah, Guru Penggerak, dan pihak terkait.

Kegiatan Lokakarya 7 yang dilaksanakan dibawah naungan Balai Guru Penggerak (BGP) Kalimantan Barat dengan mengangkat tema “Guru Bergerak, Indonesia Maju”.

Sebanyak 26 Calon Guru Penggerak (CGP) dari 25 sekolah jenjang TK-SMA se Kabupaten Sambas mengikuti lokakarya tersebut.

Mewakili Bupati Sambas, Kepala Disdikbud Kabupaten Sambas Samekto Hadi Suseno mengucapkan selamat kepada calon guru penggerak yang telah melalui pembelajaran selama 6 bulan.

BACA JUGA:  Kesultanan Sambas Ikonik Kebanggaan Kabupaten Sambas

“Semoga 26 calon guru penggerak dapat mengikuti program pendidikan guru penggerak hingga dinyatakan lulus dengan nilai yang sempurna,” pesannya.

Ia mengatakan, program guru penggerak di Kabupaten Sambas selaras dengan program pemerintah pusat untuk membentuk karakter guru di Kabupaten Sambas.

“Ini terus kita dorong dan dukung agar setiap guru memiliki karakter dengan program-program mereka di sekolah melalui pendidikan ini,” harapnya.

BGP Kalbar Dukung Program Guru Penggerak

Kepala BGP Provinsi Kalbar, Wasimin mendukung penuh program guru penggerak di Kabupaten Sambas.

“Guru penggerak merupakan program yang sangat bermanfaat bagi pemerintah daerah, tujuannya untuk mengupgrade guru di Kabupaten Sambas,” jelasnya.

BACA JUGA:  Hasil Lomba Mancing Udang Untuk Masjid Al Raudah Semparuk

Wasimin mengajak seluruh guru penggerak berkolaborasi dan bersinergi dengan pemerintah daerah, serta berbagi ilmu bersama guru lainnya di sekolah masing-masing.

Kepala Bidang Pembina Ketenagaan Disdikbud Kabupaten Sambas lokakarya 7, Samiri dalam laporannya menuturkan, sebanyak 26 guru yang mengikuti pendidikan guru penggerak angkatan 7 masih berpredikat CGP.

“Ini diikuti 26 guru dari 25 sekolah jenjang TK-SMA angkatan 7 predikat masih CGP, mereka telah mengikuti kegiatan guru penggerak selama 6 bulan,” bebernya.

Ia mengungkapkan,hingga saat ini Kabupaten Sambas memiliki 54 orang guru penggerak. “Masih ada 82 guru yang belum mengikuti program guru penggerak, namun kita memiliki pengajar praktik 25 orang,” tegas dia. (Ris)

Share :

Baca Juga

Uji Kompetensi kepada Hafidz dan Hafidzah Quran

Pemerintahan

Pemda, Kemenag dan LPTQ Uji Kompetensi Hafidz dan Hafidzah Quran
Pimpinan DPRD Sambas menerima Aspirasi POMAL Tebas Kuala-Perigi Piyai yang sepi penumpang pasca beroperasinya JSSB, Senin (17/3/2025).

Pemerintahan

DPRD Sambas Terima Hearing POMAL Pasca Beroperasinya JSSB
DPRD Kabupaten Sambas

Pemerintahan

DPRD Kabupaten Sambas Tandatangani KUA-PPAS 2025
Bupati Sambas Satono

Pemerintahan

Bupati Satono Sampaikan Penjelasan Dua Raperda Kabupaten Sambas
Wakil bupati sambas Fahrur Rofi

Pemerintahan

Wabup Sambas lepas 131 Kendaraan Rally Khatulistiwa Ke Temajok
Kades Pusaka Elpani

Pemerintahan

Kades Pusaka Salurkan 403 Kartu Tani
Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi

Pemerintahan

Kabupaten Sambas Terima Penghargaan BKKBN RI
Bupati Sambas Satono menghadiri Kick Off Meeting

Pemerintahan

Bupati Sambas Hadiri Kick Off Meeting BPK RI Perwakilan Kalbar
error: Content is protected !!