Sambas Times. Tertarik Pengembangan Budidaya Padi Kabupaten Sambas, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan-KP) Kabupaten Sukamara, Provinsi Kalteng berkunjung ke Kabupaten Sambas.
Kunjungan Distan-KP Sukamara tertarik dengan pengembangan budidaya Padi IP-400 atau 4 kali panen dalam setahun di Kawasan Industri Semparuk (KIS), Rabu (7/12/2022) sore.
“Kunjungan ini untuk mempelajari budidaya padi yang akan dibawa ke Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah,” kata Kadistan-KP Sukamara Dwi Harsini.
Ketibaan rombongan dari Sukamara diterima langsung Kadistan-KP Kabupaten Sambas Musanif didampingi Ketua Poktan Dare Nandung Semparuk, Sukiman.
Kadistan-KP Kabupaten Sukamara, Dwi Harsini mengaku kagum dengan petani Kabupaten Sambas yang sudah melakukan budidaya padi ip400 hingga bisa panen 4 kali dalam setahun.
“Tentunya ini akan menjadi inovasi kami, sehingga hal ini akan diterapkan di wilayah kabupaten sukamara,” ungkapnya.
Dengan memantau lahan pertanian dari poktan tersebut, lanjut dia, mereka juga sudah menggunakan macam Alsintan dalam menggarap lahannya.
Usai berkunjung ke lahan poktan Dare Nandung Semparuk, ia berharap bisa membawa inovasi tersebut, dan ditindaklanjuti sebagai langkah awal bersama budidaya ip-400.
“Kami berharap melalui kunjungan ini bisa terjalin kerjasama antara Pemkab Sukamara dan Pemkab Sambas dalam meningkatkan ketahanan pangan. Baik komoditas tanaman pangan maupun holtikultura,” harapnya.
Kadistan-KP Kabupaten Sambas Musanif menyambut baik kunjungan dari Dinas Pertanian Kabupaten Sukamara di Kabupaten Sambas.
“Kunjungan ini tentunya bisa bertukar informasi dengan Kabupaten Sukamara, terutama terkait perkembangan pertanian di wilayah masing-masing,” ujarnya.
Sekedar diketahui, bahwa Kabupaten Sambas memiliki lahan pertanian budidaya padi IP400 yang berada di Kawasan Industri Semparuk.

Poktan Dare Nandung Semparuk
Ketua Poktan Dare Nandung Semparuk, Sukiman mengapresiasi dan menyambut baik adanya kunjungan Pemkab Sukamara di lahan garapannya.
“Diharapkan ke depan bisa terjalin kerjasama ketahanan pangan, dalam kunjungan tersebut saya kenalkan teknologi pertanian awal tanam IP-200. Dan dikembangkan menjadi IP-400,” tegasnya.
Selain Kadistan-KP, hadir dalam kegiatan itu Staf Ahli Bupati Sambas Eko Susanto, Forkopimcam Semparuk, Perangkat Desa dan Pengurus Gapoktan Dare Nandung. (jyn)
















