Sambas Times. Dosen Politeknik Negeri Sambas (Poltesa) terus membuat berbagi terobosan menciptakan teknologi usaha bagi masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM).
Kali ini, Tim PKM Poltesa yang diketuai Gusti Randy Pratama memberikan pelatihan olahan Nanas menjadi Fruit Leather. Bagi Kelompok Pengrajin Sari Indah Makmur Desa Gapura, Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas.
Gusti Randy Pratama menjelaskan, Tim PKM Poltesa memberikan pelatihan bagi para pengrajin cara mengolah buah nanas menjadi ‘fruit leather’, di Lab Pengolahan Pangan Poltesa, Selasa (12/8/2025).
Ia menjelaskan,tema PKM ialah “Peningkatan Nilai Tambah Buah Nanas melalui Pelatihan Pembuatan Fruit Leather pada Kelompok Pengrajin Sari Indah Makmur Desa Gapura Kabupaten Sambas”.
“Pelatihan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat dan peningkatan ekonomi lokal. Melalui PKM yang dilakukan Dosen dan Mahasiswa Poltesa,’ kata Gusti Randy Pratama menjelaskan.
Ia menjelaskan latar belakang dari PKM ialah untuk meningkatkan nilai tambah buah nanas. Mengingatkan melimpahnya buah nanas di kabupaten Sambas, khususnya Desa Gapura.
‘Seringkali nanas dijual dalam bentuk mentah, harga relatif rendah. Dengan pengolahan menjadi Fruit Leather, produk ini memiliki nilai tambah, daya simpan lebih lama, serta nilai gizi yang tinggi,” ungkapnya.
Ia mengatakan, Fruit leather merupakan lembaran tipis terbuat dari sari buah nanas yang dikeringkan. Selain pembuatannya sederhana, teksturnya cukup kenyal, rasanya asam manis, dan disukai banyak orang.
Sambut PKM Poltesa Latih Olah Nanas Jadi Fruit Leather
Sekretaris Desa Gapura, Dayu menyambut baik dan mengucapkan terima kasih masukannya program PKM Poltesa yang melatih olahan Nanas menjadi Fruit Leather kepada warganya
“kami dari Desa Gapura mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Poltesa. Kami sangat bersyukur dengan adanya program PKM yang bermanfaat bagi warganya,” kata Dayu.
Ia mengungkap, selama ini, nanas hanya di jual begitu saja. Dengan adanya pelatihan ini, kami jadi punya ide untuk mengolah nanas menjadi produk yang lebih menarik dan bisa dijual dengan harga yang lebih baik.
Diharapkan, dengan kemampuan baru ini, Kelompok pengrajin Sari Indah Makmur dapat memproduksi Fruit Leather nanas secara massal dan menjadikannya produk unggulan Desa Gapura.
“Jika produk ini dikembangkan, tidak hanya meningkatkan pendapatan para pengrajin. Tetapi juga membuka peluang pasar yang lebih luas, baik di tingkat lokal maupun nasional,” pungkasnya
Berikut Tim PKM Poltesa
- Gusti Randy Pratama, S.T., M.Si. (Ketua).
- Oktavia Nurmawaty Sigiro, S.Pd., M.Pd. (Anggota).
- Junardi, S.P., M.Si. (Anggota).
- Hamdi, S.P., M.P. (Anggota).
- Satira (Anggota).
- Elda Ikmaza (Anggota).
- Luvi Astuti (Anggota).
Penulis : Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News
















