Home / Peristiwa

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:52 WIB

Tim SAR Akhiri Pencarian Kakek Toni Yang Hilang di Sajingan Besar

Tim SAR Gabungan menghentikan sementara pencarian Kakek Toni (65), korban yang hilang saat berkebun di Desa Santaban, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Rabu (7/1/2026).

Tim SAR Gabungan menghentikan sementara pencarian Kakek Toni (65), korban yang hilang saat berkebun di Desa Santaban, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Rabu (7/1/2026).

Sambas Times. Setelah 7 hari pencarian Kakek Toni (65) yang hilang saat berkebun, akhirnya Tim SAR Gabungan menghentikan pencarian korban, sambil menunggu perkembangan lebih lanjut.

Diberitakan sebelumnya, Kakek Toni warga Desa Santaban, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, dilaporkan hilang sejak 21 Desember 2025. Pencarian dimulai sejak 1 Januari hingga 7 Januari 2026 tidak membuahkan hasil.

Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra menjelaskan, upaya pencarian telah dilakukan secara maksimal dengan menyisir area seluas radius 2.5 kilometer dari lokasi dugaan hilangnya korban.

Bahkan dalam pencarian itu, bebernya, Tim SAR Gabungan mengerahkan Drone Thermal untuk memperluas jangkauan pemantauan dari udara. Terutama titik-titik yang diduga awal mula korban dikabarkan hilang.

BACA JUGA:  ST Terima PKL Pelajar SMKN Unggulan Sambas

“Tim SAR Gabungan melakukan pencarian dengan luas search area sampai dengan radius 2.5 KM dari lokasi kejadian. Bahkan melakukan pencarian menggunakan drone thermal,” kata I Made Junetra. Kamis (8/1/2026).

Namun, upaya pencarian di lapangan menghadapi sejumlah kendala. Salah satu tantangan terbesar adalah hilangnya sinyal komunikasi serta kondisi area pencarian yang terendam banjir, sehingga menyulitkan mobilisasi tim.

Setelah melalui proses evaluasi bersama pihak keluarga serta unsur-unsur SAR yang terlibat. Diputuskan bahwa operasi pencarian dihentikan sementara.

BACA JUGA:  Memasuki Tahun Pemilu, Pangdam Ingatkan TNI-Pori Netral

“Setelah dilakukan koordinasi dan evaluasi operasi SAR telah memasuki hari ke-7 dan belum ditemukan tanda-tanda korban. Sehingga pencarian dihentikan sementara, sambil menunggu perkembangan lanjutan, ” ujarnya.

Ia menjelaskan, pada pukul 17.00 WIB, SAR Mission Coordinator (SMC) mengusulkan penutupan operasi. Seluruh unsur yang terlibat kemudian dikembalikan ke satuannya masing-masing.

“Meski operasi resmi ditutup, pihak Basarnas memastikan bahwa pemantauan tetap dilakukan dan akan segera mengaktifkan kembali pencarian jika ada laporan atau temuan baru terkait korban,” ujarnya mengakhiri.

Penulis: Muhammad Ridho I Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Kebakaran motor di SPBU Sungai Pinang yang menghebohkan warga

Peristiwa

Heboh Sepeda Motor Terbakar di SPBU Sungai Pinang
Pasar Sambas Terbakar

Peristiwa

Warga Heboh Api Pasar Sambas Kembali Membesar
Keindahan lokasi Wisata Air Desa Pasar Melayu yang menjadi spot foto menarik di tepian Sungai Sambas

Peristiwa

Wisata Air Desa Pasar Melayu Potensi Pariwisata Daerah
Tabrakan Jalan Semparuk

Peristiwa

Sepeda Motor Tabrak Mobil Pick Up di Semparuk
Warga antusias saksikan Eksebisi Bendera Merah Putih terpanjang di Kabupaten Sambas yang digelar di Pemangkat, Kamis (18/8/2022).

Peristiwa

Ribuan Warga Pemangkat Saksikan Bendera Merah Putih Terpanjang di Kabupaten Sambas
Polres Sambas

Peristiwa

Polres Sambas dan Pecinta Sepakbola Gelar Doa Bersama Tragedi Kanjuruhan
TIM sar

Peristiwa

Tim SAR Perluasan Area Pencarian Nelayan Hilang di Sungai Sambas Besar
Kondisi Jalan Menuju Pelabuhan Sintete, Kabupaten Sambas yang mengalami kerusakan cukup berat

Peristiwa

Kerusakan Jalan Pelabuhan Sintete Semakin Parah
error: Content is protected !!