Home / Pemerintahan

Senin, 10 Maret 2025 - 12:59 WIB

Dukung Bupati Sambas Putus Mata Rantai Anak Tidak Sekolah

Pemerintah Kecamatan Tangaran menindaklanjuti arahan Bupati Sambas untuk memutus mata rantai Anak Tidak Sekolah di Kabupaten Sambas.

Pemerintah Kecamatan Tangaran menindaklanjuti arahan Bupati Sambas untuk memutus mata rantai Anak Tidak Sekolah di Kabupaten Sambas.

Sambas Times. Pemerintah Kecamatan Tangaran menindaklanjuti arahan Bupati Sambas untuk memutus mata rantai Anak Tidak Sekolah di Kabupaten Sambas.

“Sebelum Ramadan, kami sudah laksanakan koordinasi bersama pihak terkait,”kata Suhut Firmansyah, Camat Tangaran. Koordinasi dilakukan dengan Korwil DIsdikbud dan kepala sekolah.

Suhut mengatakan, fokus pembahasan terkait isu strategis masih tingginya ATS, yang harus terselesaikan bersama. Terutama ungkap Suhut, dalam upaya meningkatkan partisipasi pendidikan anak di Kabupaten Sambas, serta mempertajam dampak pada penanggulangan kemiskinan.

“Perlu peran warga guna dapatkan ATS, sehingga anak mengenyam pendidikan baik formal, non formal atau kesetaraan kejar Paket ABC,” jelasnya.

BACA JUGA:  Suriadi Dukung Pembangunan Masjid 1001 Kubah

Dalam pertemuan itu, Camat meminta, pihak sekolah atau tenaga kependidikan, mampu bersinergi dengan semua pihak dalam mengkampanyekan intervensi angka ATS.

“Harus bersinergi mengawal anak-anak sekolah hingga ke jenjang lebih tinggi. Minimal sekurang-kurangnya 13 tahun belajar,” ungkap Camat.

Camat Ajak Masyarakat Dukung Program ABG MEKHA

Camat Tangaran mengajak masyarakat mendukung program inovasi Kecamatan Tangaran, yakni Aku Bisa dan Gemar Mengaji sampai Khatam (ABG MEKHA).

Inovasi yang ada untuk memotivasi anak dan orang tua agar setiap anak yang menamatkan Sekolah Dasar (SD) sudah khataman Alquran.

BACA JUGA:  Dari Pengalaman di Penjara, Kini Bangkit Menentang Gerakan Ekstrem

“Inovasi agar anak bisa mengaji, tempat ngaji yang ada harus kontrol siswa tamat SD bisa mengaji dan sudah khatam,” harapnya.

Ia menjelaskan, konsep pemetaan anak tidak sekolah mencakup permasalahan internal dan eksternal. Dengan memberikan kepedulian yang sama terhadap permasalahan anak tidak sekolah, sehingga menekan angka anak tidak sekolah. “Apresiasi kepada Bupati Sambas yang telah memberikan arahan penanganan ATS,” katanya.

Kepedulian ini, lanjut Camat sebagai komitmen Pemda Sambas Sambas mendorong percepatan penanganan ATS. Seperti koordinasi kecamatan dengan Pemda, Pemdes dan intervensi ATS agar terus menurun.

Penulis : Muhammad Ridho

Share :

Baca Juga

Anggota DPRD Sambas dati Partai Hanura Junaidi bersama H Badri Kodri berkunjung ke Kantor Pusat Masjid 1001 Kubah,

Pemerintahan

Anggota DPRD Hanura Kunjungi Kantor Pusat Masjid 1001 Kubah
Karhutla

Pemerintahan

BPBD Kabupaten Sambas Gelar Pelatihan dan Simulasi Karhutla
Herzaky bersama warga Desa Sengawang, Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas

Pemerintahan

Herzaky Perjuangkan Bantuan PIP untuk Warga Sambas.
Bupati Sambas Satono

Pemerintahan

Bupati Satono Serahkan Penghargaan ASN Kemenag
Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi

Pemerintahan

Wabup Rofi Ajak Pramuka Tumbuhkan Semangat Kepramukaan
Anggota DPR RI Katherina Angela Oendoen

Pemerintahan

DPR RI Sayangkan CV Anteba Tak Bayar Gaji Pekerjaan PJU-TS di Sambas
DPRD Kabupaten Sambas

Pemerintahan

Figo Dukung Kiprah IMTEK Dalam Pembangunan Daerah
Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa

Pemerintahan

Ingatkan Desa Kecamatan Tangaran Sampaikan LPPD Tepat Waktu
error: Content is protected !!