Home / Kesehatan

Sabtu, 3 September 2022 - 16:01 WIB

Kadis Kesehatan Sampaikan Informasi Jampersal

Hendy Wijaya Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas menyampaikan informasi program Jampersal, Jumat (2/9/2022)

Hendy Wijaya Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas menyampaikan informasi program Jampersal, Jumat (2/9/2022)

Sambas Times. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas Uray Hendy Wijaya menyampaikan informasi program Jaminan Persalinan (Jampersal) yang difasilitasi pemerintah untuk ibu yang akan melahirkan.

Masyarakat yang tidak mampu dalam keadaan hamil, agar tidak memikirkan pembiayaan ketika hendak perawatan, melahirkan serta perawatan bayi karena sudah ada program Jampersal.

“Ibu hamil cukup daftarkan diri ke Puskesmas. nanti ada prosedur yang diarahkan, sehingga saat melahirkan bisa gratis, baik di fasilitas pelayanan swasta maupun pemerintah dengan kerjasama BPJS,” ungkap Hendy Wijaya, Jum’at (2/9/2022).

Ibu hamil yang datang ke Puskemas nanti akan di daftarkan melalui E-kohort dan akan di verifikasi oleh Kementerian Kesehatan, apabila pernah terdata di Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jamkesmas tidak bisa.

BACA JUGA:  TP-PKK Komitmen Turunkan Angka Stunting Kabupaten Sambas

“Apabila mereka pernah terdata sebagai peserta PBI Jaminan Kesehatan atau dulu sering disebut Jamkesmas atau PBI daerah atau juga PBI mandiri, tidak boleh, karena sudah terverifikasi,” jelasnya.

Hendy mengatakan, bahwa program Jampersal ini memang betul-betul murni untuk masyarakat kurang mampu dan tidak memiliki jaminan kesehatan lainnya.

“Jadi masyarakat yang aktif sebagai PBI mandiri sudah terdata di BPJS, ini betul-betul murni untuk masyarakat yang tidak terjamin, jadi tidak boleh lagi ada masyarakat mau melahirkan namun tidak memiliki dana, intinya seperti itu,” tegasnya.

BACA JUGA:  Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Bupati Sidak RSUD Sambas

Jadi masyarakat tidak perlu memikirkan biaya, karena akan ditanggung negara dalam hal ini kementerian kesehatan.

“Masyarakat yang tidak terjamin apabila hamil, melahirkan atau perawatan bayinya bisa ditanggung negara dalam hal ini dibiayai kementrian kesehatan. jadi negara menjamin, dari mulai hamil, melahirkan, masa nifas dan program bayi,” tuturnya.

Dirinya mengucapkan terima kasih kepada negara atas program yang diberikan sehingga masyarakat termotivasi untuk mengunjungi fasilitas kesehatan.

“Kami seluruh jajaran kesehatan mengucapkan terima kasih kepada negara karena dengan demikian masyarakat termotivasi untuk mengunjungi fasilitas pelayanan kesehatan,” ucapnya. (Dra)

Share :

Baca Juga

Ketua TP-PKK Kabupaten Sambas Yunisa

Kesehatan

TP-PKK Komitmen Turunkan Angka Stunting Kabupaten Sambas
Himapol Untan mengabadikan momen sebelum pembagian Masker di Bundaran Untan, Pontianak,

Kesehatan

Cegah Polusi Udara, Himapol Untan Bagikan Masker Kepada Pengendara
Dinas P3AP2KB Kabupaten Sambas

Kesehatan

P3AP2KB Gelar Puspaga di Kecamatan Tangaran
Penyampaian laporan Kondisi Stunting Kabupaten Sambas pada Rakor TPPS se Kabupaten Sambas

Kesehatan

Rakor TPPS, P3AP2KB Beberkan Kondisi Stunting Kabupaten Sambas
Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi saat menyampaikan evaluasi TPPS Kabupaten Sambas

Kesehatan

Wabup Rofi Sampaikan Evaluasi Kinerja TPPS Kabupaten Sambas
Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi

Kesehatan

Sosialisasi Puspaga Upaya Pencegahan Stunting
Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Sambas Farida

Kesehatan

IBI Ajak Bidan Tingkatkan SDM Daerah
Mustaja mendampingi Suaminya Bustandi rawat inap menggunakan Prosesar di RSUD Pemangkat

Kesehatan

Warga Terbantu Berobat Gratis Gunakan Prosesar
error: Content is protected !!