Home / Pemerintahan

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:18 WIB

Ketua Dekranasda Ajak Jaga HAKI Kabupaten Sambas

Ketua Dekranasda Kabupaten Sambas, Hj Yunisa Satono saat menyampaikan pentingnya mematenkan HAKI pada kegiatan Bimtek belum lama ini di Sambas.

Ketua Dekranasda Kabupaten Sambas, Hj Yunisa Satono saat menyampaikan pentingnya mematenkan HAKI pada kegiatan Bimtek belum lama ini di Sambas.

Sambas Times. Ketua Dekranasda Kabupaten Sambas Sambas Hj Yunisa Satono mengajak bersama-sama menjaga Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) Kabupaten Sambas sebagai kekayaan khazanah daerah.

Ajakan itu disampai Yunisa dalam sambutannya pada kegiatan Bimtek Penguatan Kapasitas Keluarga dan Komunikasi Dalam Mewujudkan Keluarga Siaga Bencana, Rabu kemarin.

Pada kegiatan bekerjasama TP-PKK dan Dinas Sosial Kabupaten Sambas itu, Yunisa menyampaikan pentingnya kita menjaga HAKI, seperti Bubur Padas dan lain-lain, sehingga produk-produk kita tidak direbut daerah atau negara lain.

“Alhamdulillah 19 Juni 2026 lalu, Kantor Wilayah Kementrian Hukum Provinsi Kalimantan Barat telah mengeluarkan Sertifikat HAKI tentang bubur pedas merupakan hak atas kekayaan intelektual Kabupaten Sambas,” ujarnya disambut tepuk tangan peserta Bimtek.

BACA JUGA:  Kodim 1208 Sambas Gelar Upacara Ziarah ke Makam Pahlawan

Yunisa menegaskan pentingnya HAKI, sehingga bisa di patenkan dan tidak direbut negara lain atau daerah lain di Kalbar, tidak saja bubur pedas, namun masih banyak produk-produk yang lain yang perlu di patenkan melalui HAKI.

Selain kuliner, kepada penenun kain Sambas, Alhamdulillah tahun 2025 lalu, Dekranasda Kabupaten Sambas Sambas telah menghakikan Kain Cual Tenun Sambas.

Semua ini, ujar Istri orang nomor satu di Kabupaten Sambas menjelaskan, bahwa kabupaten Sambas memiliki banyak potensi-potensi yang harus diperjuangkan hak paten melaluimend HAKI.

BACA JUGA:  Bupati Sambas Ikuti Upacara Tabur Bunga Rangkaian HUT TNI ke-78

“Kabupaten Sambas memiliki banyak potensi-potensi kekayaan alam, produk, hingga seni dan budaya. Jadi sangat disayangkan sekali jika tidak di patenkan menjaga hak intelektual Kabupaten Sambas,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Hj Yunisa mengajak peserta Bimtek Keluarga Siaga Bencana untuk peduli dan melihat potensi-potensi apa yang akan di perjuangkan, dapat diajukan ke Dekranasda kepada Kantor Wilayah Kementrian Hukum Provinsi Kalimantan Barat.

“Pengajuan produk-produk kita ke Kementrian Hukum Provinsi Kalimantan Barat, tujuannya agar bisa di patenkan, sehingga tidak di akui negara luar atau daerah lainnya di Indonesia,” motivasinya.

Penulis: Muhammad Ridho| Dapatkan Update News Sambas Times

Share :

Baca Juga

Forum Tenaga Honorer Kabupaten Sambas

Pemerintahan

Honorer Pertanyakan Tahapan DRH dan Pengumuman P3K Paruh Waktu
Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi

Pemerintahan

Kenalkan Hasil Pertanian Millenial Kepada ABIM Malaysia
Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi

Pemerintahan

87 KPM Desa Sulung Terima BLT-DD
Suriadi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sambas

Pemerintahan

Suriadi Harap Pelayanan SIM Polres Sambas Makin Lancar
Camat Sejangkung Indra Gunawan

Pemerintahan

Baznas Salurkan Bantuan Bedah Rumah di Desa Sulung
BNN dan Pemda Kabupaten Sambas

Pemerintahan

BNN dan Pemda Sambas Pelatihan Rehabilitasi dan Konseling Dasar
Bupati Sambas Satono menggunting pita peresmian Senkul Sambas

Pemerintahan

Diskumindag Gandeng Dinas Perikanan Kelola Senkul Sambas
Kades Pusaka Elpani

Pemerintahan

Kades Pusaka Salurkan 403 Kartu Tani
error: Content is protected !!