Sambas Times. Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sambas, Anwari S Sos MAP mengatakan, penanganan stunting harus dikeroyok bersama-sama para pemangku kepentingan, dalam hal ini Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Kondisi Desa Sungai Kumpai, Kecamatan Teluk Keramat dengan Prevalensi Stunting Tertinggi sudah berlarut-larut sejak tiga tahun terakhir. Ini perlu perhatian serius semua pihak,” tegas Anwari senada dengan Ketua DPRD, Jumat (4/8/2023).
Ia mengungkapkan, upaya percepatan pencegahan dan penurunan prevalensi stunting di Kabupaten Sambas. Khususnya Desa Sungai Kumpai dan 18 desa lainnya, perlu di lakukan intervensi gizi spesifik dan sensitive dari berbagai lintas sektor.
“DPRD minta Bupati Sambas melalui unit kerja teknis OPD Kabupaten Sambas dapat menghadirkan program percepatan pencegahan dan penurunan prevalensi stunting,” sarannya.
Terpenting lagi lanjut dia Komitmen dalam pengalokasian Anggaran percepatan pencegahan dan penurunan prevalensi stunting.
“DPRD Kabupaten Sambas siap mengawal langkah percepatan pencegahan dan penurunan prevalensi stunting sesuai tugas. Fungsi dan tanggung jawab selaku Legislatif,” tegas Anwari. (edo).
Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News















