Sambas Times. Anggota Kompi Senapan (Kipan) B Yonif 645/Gty mengikuti latihan pertolongan kecelakaan Kapal di perairan Kabupaten Sambas dari tanggal 28 hingga 29 Oktober 2024.
Komandan Batalyon Infanteri 645/Gty Letkol Inf Renaldi menjelaskan, SAR merupakan upaya mencari, menolong, menyelamatkan dan mengevakuasi manusia menghadapi keadaan darurat atau bahaya dalam kecelakaan bencana.
Ia mengatakan, kegiatan ini penting dilakukan dan dilatihkan untuk mempersiapkan para prajurit, dalam penanganan situasi darurat dan penyelamatan.
“Latihan dilaksanakan selama 2 hari, mulai tanggal 28-29 oktober 2024 di Aula Serbaguna, Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas.” Kata Danyon Letkol Inf Renaldi, Rabu (30/10/2024).
Menurutnya, para peserta dibimbing dan dilatih instruktur berpengalaman dari Basarnas provinsi, para peserta mendapatkan materi penjelasan tentang Basarnas atau SAR.
“Materi diantaranya pengenalan struktur organisasi, alat pendukung operasi SAR, alat SAR perairan, alat SAR udara, alat SAR darat dan alat SAR lainnya,” jelas Komandan Yonif 645/Gty.
Materi ini menindaklanjuti tugas OMSP, salah satunya membantu pemerintah dalam menanggulangi bencana alam. Pengungsian pemberi bantuan kemanusiaan sampai pencarian dan pertolongan kecelakaan.
“Melalui latihan pertolongan kecelakaan kapal diperairan Kab Sambas. Prajurit siap bersinergi dengan instansi terkait untuk deteksi dini dan respon cepat serta mengantisipasi setiap terjadinya kecelakaan bencana alam,” tegasnya.
Danki B Yonif 645/Gty, Kapten Inf Haris Verbyian Saputra mengatakan. Pelatihan bagi prajurit ini untuk meningkatkan profesionalitas dan kemampuan memahami dan siap siaga mengantisipasi terjadinya bencana.
“Pelatihan ini untuk mengasah kemampuan prajurit indvidu maupun kelompok. Tujuannya agar siap menghadapi musibah atau bencana yang terjadi, semoga kegiatan ini terus berlanjut,” harapnya.
Penulis : Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News














