Sambas Times. Pemerintah Kabupaten Sambas menggelar pertemuan untuk penataan pasar bagi Pedagang Kaki Lima (PKL) Jalan Gusti Hamzah. Senin, (3/4/2023), di Aula Desa Pandawan Kecamatan Sambas.
Rapat evaluasi PKL dipimpin Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan (Diskumindag) Hermanto dihadiri PKL dan Asosiasi UMKM Warung Kopi dan Kafe Kabupaten Sambas (AWAS).
Hadir juga dalam rapat tersebut Kasat Pol-PP, perwakilan Dinas Perkim-LH, Camat Sambas, Kades Pendawan, serta pihak terkait.
Kadis Kumindag Kabupaten Sambas Hermanto mengatakan, rapat tersebut dalam rangka mendengarkan keluhan kesah dari PKL terdampak pembangunan Pedestrian Pasar Sambas.
“Hari ini kita mendengarkan keluhan dari para pedagang yang terdampak pembangunan Pedestrian Pasar Sambas, dan kita akan mencari solusi bagaimana PKL ini dapat berdagang kembali,” ujarnya.
Hermanto menuturkan, pada rapat tersebut PKL menyampaikan keluhan, dan ini akan segera ditindaklanjuti, serta akan dibahas kembali bersama OPD terkait.
“Sebenarnya ada beberapa solusi yang kami tawarkan. Dalam arti tidak di pedestrian dan kita akan cari alternatif terbaik, Dishub menawarkan dilokasi steher,” jelasnya
Hermanto berharap PKL terdampak Pedestrian dapat bekerjasama dalam penataan. Serta menyikapi dengan kepala dingin, dan pihaknya meminta waktu satu minggu untuk solusinya.
“Kami minta waktu seminggu ini, kami akan bahas sedetail mungkin terkait penataan PKL, serta mencari solusi bersama,” Pungkasnya. (Ris)
Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News















