Home / Pemerintahan

Senin, 9 Oktober 2023 - 14:13 WIB

Sekda Pimpin Rapat TPID Bahas IPH Kabupaten Sambas

Sekda Sambas Ferry Madagaskar memimpin rapat inflasi bersama TPID membahas IPH Kabupaten Sambas, Senin (9/10/2023) di Aula Reformasi Birokrasi.

Sekda Sambas Ferry Madagaskar memimpin rapat inflasi bersama TPID membahas IPH Kabupaten Sambas, Senin (9/10/2023) di Aula Reformasi Birokrasi.

Sambas Times. Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TIPD) Kabupaten Sambas membahas Indeks Perkembangan Harga (IPH) minggu ke-4 September di Aula Reformasi Birokrasi, Senin (9/10/2023).

Rapat TPID dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sambas Ir H Fery Madagaskar MSi didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ir Sabtuni MSi.

Sekda Sambas mengatakan, rapat TPID menyikapi kenaikan harga barang, serta mencari solusi terbaik menyikapi kenaikan barang yang menyebabkan inflasi.

Hasil kesimpulan TPID ada 3 poin yang dilakukan, pertama ketersediaan pangan daerah. Kedua dampak kenaikan harga beras, dan strategi ketersediaan harga pangan.

Sekda menyampaikan kesimpulan ketersediaan pangan daerah diantaranya, terdapat beberapa poin seperti jumlah kebutuhan konsumsi beras 5.268 ton per bulan.

BACA JUGA:  Dandim 1208 Sambas Gelar Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik di Pemangkat

“Jumlah stok beras hingga September 2023 sebanyak 18.680.38 ton, proyeksi tanam Oktober 2023 s.d Maret 2024 seluas 37.737.76 Ha oleh penyuluh pertanian,” jelasnya.

Selain itu proyeksi panen padi September s.d Februari 2024 seluas 41.743.56 Ha dengan total produksi 113.654.70 ton (GKG) atau setara dengan beras 71.306.96 ton.

“Dengan demikian maka dapat disimpulkan stok produksi beras beras Kabupaten Sambas dijamin aman. Walaupun sekitar 50 persen produksi beras disuplai ke Kabupaten/kota lainnya,” tegas Sekda.

Sedangkan dampak kenaikan harga beras, tentu berdampak terhadap daya beli masyarakat. Khususnya mereka yang berpenghasilan rendah, seperti kelompok nelayan dan buruh.

BACA JUGA:  DPRD Bentuk 2 Pansus Bahas 2 Raperda Kabupaten Sambas

“Namun kenaikan harga beras berdampak positif terhadap peningkatan pendapatan petani Kabupaten Sambas. Serta dampak kenaikan harga perlu dikendalikan agar kebutuhan masyarakat terpenuhi,” imbau Sekda.

Selain itu, strategi mempertahankan ketersediaan pangan daerah pertama dengan menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi.

“Kemudian melaksanakan operasi pasar, khususnya pada lokasi pasar prioritas, mengoptimalkan pemanfaatan alsintan khususnya pompa air,” terangnya.

Sekda berharap gerakan percepatan tanam. Percepatan penyaluran cadangan beras pemerintah melalui bulog tahap II sebanyak 1.167 ton selama 3 bulan ke depan.

Penulis : Riskiyansyah | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News

Share :

Baca Juga

KPH Komitmen Jaga Kelestarian Hutan dan Resiko Bencana Karhutla

Pemerintahan

KPH Komitmen Jaga Kelestarian Hutan dan Resiko Bencana Karhutla
Inspektorat Kabupaten Sambas

Hukum

Inspektorat Sosialisasi Anti Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi
Wakil Ketua DPRD Sambas Ferdinan Syolihin bersama Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi pada Tumpahan Salok Saka Bhayangkara

Pemerintahan

Ferdinan Apresiasi Eksistensi Satuan Karya Pramuka
Jalan menuju Pelabuhan Sintete yang di bangun pemerintah pusat menggunakan APBN membantu aktivitas dan ekonomi masyarakat.

Pemerintahan

Suriadi Tegaskan Jalan Sintete Bersumber Dari APBN
Persatuan Ojek Motor Air Lintasan (POMAL) Tebas Kuala-Perigi Piai menyampaikan aspirasi ke Kantor DPRD Kabupaten Sambas, Senin (17/3/2025).

Pemerintahan

POMAL Tebas Kuala-Perigi Piai Sampaikan Aspirasi ke DPRD Sambas
Pimpinan DPDR dan Komisi IV DPRD Sambas foto bersama pengurus Masjid 1001 Kubah

Pemerintahan

Suriadi Dukung Pembangunan Masjid 1001 Kubah
Pemancingan Kolam Ikan

Pemerintahan

Wabup Hero Resmikan Kolam Pemancingan Ikan di Kartiasa
Wakil Bupati Sambas Heroaldi

Pemerintahan

Wabup Hero Buka Konsultasi Publik Penyusunan Dokumen Renkon Banjir 2026-2028
error: Content is protected !!