Home / Hukum / Pendidikan

Kamis, 17 Juli 2025 - 10:29 WIB

Sempat Viral, Kasus Perkelahian Siswi SMPN 2 Seburing Berakhir Damai

TR dan SR didampingi Polsek Semparuk, pihak sekolah dan orang tua foto bersama usai mediasi perkelahian kedua siswi yang viral, Rabu (16/7/2025).

TR dan SR didampingi Polsek Semparuk, pihak sekolah dan orang tua foto bersama usai mediasi perkelahian kedua siswi yang viral, Rabu (16/7/2025).

Sambas Times. Kasus perkelahian siswi SMPN 2 Seburing, Kecamatan Semparuk, Kabupaten Sambas yang videonya viral di Media Sosial (Medsos), Rabu (16/7/2025) berakhir damai.

Polsek Semparuk bergerak cepat menyikapi video perkelahian siswi yang sempat viral, karena adanya dugaan penganiayaan oleh dua siswi yang masih menggunakan seragam sekolah.

“Perkelahian terjadi sekitar pukul 09.50 WIB, dimana TR (kelas IX C) merasa telah dilempar sepatu oleh SR (kelas VIII B) saat duduk di kelas,” kata Kapolsek Semparuk, IPDA Tri Kurnia Setiawan.

TR kemudian mendatangi SR dan memukul kepala kirinya sebanyak satu kali. SR pun membalas pukulan tersebut, dan keduanya terlibat dalam perkelahian yang berlangsung hingga enam kali pukulan.

BACA JUGA:  DPRD Sambas Prihatin Masih Ada Bangunan Sekolah Yang Rusak

Mewakili Kapolres Sambas AKBP Wahyu Jati Wibowo, Kapolsek menjelaskan. Aksi perkelahian kedua siswi tersebut dilerai teman-teman sekolahnya, yaitu PU dan FI.

“Mediasi dihadiri anggota Polsek Semparuk, Bhabinkamtibmas Desa Seburing, Kepala Sekolah SMPN 02 Seburing. Pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Sambas, kedua orang tua siswa, dan kedua siswi yang berkelahi,” jelasnya.

Setelah mediasi, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan. “Mereka juga sepakat tidak memperpanjang masalah perkelahian tersebut,” ujar Kapolsek.

BACA JUGA:  Jenazah Adzin Abrar Alfrarizi Ditemukan Mengapung di Pantai Bayuan

Dengan penyelesaian ini, diharapkan kedua siswi dapat kembali fokus pada pendidikan dan kegiatan positif lainnya. Serta berharap hubungan antara kedua belah pihak kembali harmonis.

“Semoga keduanya dapat kembali harmonis dan tidak terlibat dalam perkelahian lagi. Kedua siswi diharapkan dapat belajar dari pengalaman ini dan menjadi lebih bijak dalam menyelesaikan masalah,” pesan Kapolsek.

Dengan demikian, tegas Kapolsek Semparuk, kasus perkelahian antara kedua siswi SMPN 02 Seburing dapat diselesaikan secara damai dan kekeluargaan.

Penulis : Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Hukum

236 Warga Binaan Rutan Sambas Terima Remisi Khusus Idul Fitri
Forum Mahasiswa Bidikmisi dan KIP IAIS

Pendidikan

Mahasiswa Bidikmisi dan KIP IAIS Bagikan Sembako di Sebangun
Bupati Sambas Satono

Pendidikan

Tahun Depan Bupati Satono Bangun Asrama PPMBI
Politeknik Negeri Sambas

Pendidikan

Tim PKM Poltesa Dampingi Pelaku UMKM Kelola Keuangan
Pelatihan Pembelajaran IKM menyampaikan metodologi pelatihan

Pendidikan

Guru MA Sambas Ikuti Pelatihan Metodologi Pembelajaran IKM
Direktur Poltesa Sebut Akreditasi Tanggungjawab Bersama

Pendidikan

Poltesa Gelar Bimtek Akreditasi Prodi MBP dan Prodi AKP
Sulthoniyah dan ADI membersihkan lingkungan pesantren

Pendidikan

Sulthoniyah dan ADI Baksos Lingkungan Pesantren
Politeknik Negeri Sambas

Pendidikan

Poltesa Sukses Gelar UTBK Jalur Mandiri 2026
error: Content is protected !!