Sambas Times. Sukiman, petani asal Kecamatan Semparuk, Kabupaten Sambas tidak hanya sukses mengembangkan tanam padi di lahan seluas kurang lebih 30 hektar, ia juga sukses mengembangkan tanaman jeruk.
Ketika ditemui Sambas Times di lahan pertaniannya, Sukiman menjelaskan hasil pertanian yang ia lakoni. Serta memperlihatkan hasil tanaman jeruk nya yang dipanen setiap satu bulan sekali.
Sukiman menjelaskan, budidaya jeruk merupakan salah satu upaya diversifikasi pertanian yang dilakukan. Dengan memiliki dua jenis komoditas utama, dalam menghadapi fluktuasi harga dan cuaca yang tidak menentu.
“Jeruk menjadi salah satu sumber pendapatan selain padi. Tanaman Jeruk yang dikembangkan merupakan jenis jeruk yang populer di kalangan konsumen, yaitu Jeruk Madu.” Ujar Sukiman menjelaskan.
Dengan perawatan yang intensif dan pemilihan bibit yang tepat, Sukiman berhasil meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen jeruknya. “Saya sangat puas dengan hasil panen jeruk ini,” tambah Sukiman.
Sukiman menjelaskan, panen jeruk dilakukan setiap bulan. Tujuannya untuk memantau kualitas jeruk dan memastikan siap panen dalam kondisi terbaik. “Harus kita pastikan jeruk yang dipanen segar dan berkualitas,” kata Sukiman.
Ia mengatakan, banyak petani yang mulai tertarik mengembangkan tanaman jeruk sebagai salah satu sumber pendapatan tambahan. “Saya berharap keberhasilan ini menjadi contoh bagi petani lain,” harapnya.
“Kunci keberhasilan budidaya jeruk adalah pemilihan bibit yang tepat dan perawatan yang intensif. Selain itu, harus selalu memantau kondisi tanaman dan melakukan perawatan yang tepat,” ungkap Sukiman.
Penulis : Jaynudin| Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News
Editor : Muhammad Ridho















