Sambas Times. Anggota DPRD Sambas Supni Alatas menghimbau masyarakat antisipasi kekeringan air dan tidak membuka lahan dengan dibakar pada musim panas seperti saat ini.
Potensi musim kering yang terjadi seminggu ke depan hampir di seluruh wilayah Kalimantan Barat, termasuk di Sambas harus diantisipasi agar tidak diperparah dengan kebakaran hutan dan lahan.
“Masyarakat dihimbau sedini mungkin agar mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan dengan berperilaku yang protected,” tegas Supni Alatas, anggota DPRD Sambas. Rabu (26/7/2023).
Anggota DPRD Fraksi Golkar mengungkapkan, itu sehubungan dengan peringatan dini BMKG terkait prakiraan cuaca panas seminggu ke depan di seluruh wilayah Kalbar, termasuk di Kabupaten Sambas.
“Sikap protected, harus ditunjukkan oleh masyarakat mulai dari kebiasaan sehari-hari. Bagi masyarakat petani dan pekebun misalnya, jangan membuka lahan baru dengan cara dibakar,” imbaunya.
Begitu juga dengan warga lainnya juga harus berpartisipasi, Supni menegaskan agar masyarakat tidak membuat potensi api sembarangan. Misal puntung rokok yang masih berasap dilempar begitu saja.
“Padahal di situ lahan kering, dan di Kabupaten Sambas banyak lahan gambut. Tentu ini akan membahayakan kita semua kalau sudah terjadi kebakaran, ” katanya.
Ketua Bapemperda DPRD Sambas itu berharap, pemerintah daerah melakukan gerakan masif untuk mensosialisasikan prakiraan musim kering kepada masyarakat, terutama daerah yang memiliki lahan pertanian dan perkebunan yang luas, sampai ke desa-desa.
“Setiap ada acara, seperti kawinan maupun selamatan yang mengundang banyak orang. Nah disitu harus disampaikan agar masyarakat waspada terhadap musim kering dan ancaman kebakaran,” ungkapnya.
Dampak musim kering dan panas, apalagi sampai terjadi kebakaran hutan dan lahan akan sangat banyak. Terutama sekali penyakit Infeksi Saluran Pernapasan (ISPA) dan penyakit lainnya.
“Mari kita antisipasi potensi kekeringan dan kebakaran sejak dini dan dimulai dari lingkungan terdekat kita masing-masing,” ajaknya. (ris)
Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News















