Sambas Times. Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Sambas akan menginventarisir aset dalam mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Dorongan itu disampaikan Supni Alatas, Anggota Banggar DPRD Kabupaten Sambas, usai kunjungan kerja ke Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Pontianak. Jumat (28/6/2024).
“Kunjungan kerja ini menjadikan momentum dialog bersama BKAD Kota Pontianak, seperti mendalami trik-trik atau langkah upaya Pemkot meningkatkan PAD,” ujar Supni Alatas.
Legislator Fraksi Golkar ini mengatakan, sangat tertarik pada pendapatan yang ditarik dari sektor tenaga listrik. Diantaranya Pengelolaan Kekayaan atau Aset Daerah.
Ia juga mengatakan, pengelolaan aset menjadi Stressing Banggar, Bagaimana aset yang banyak, menginventarisir aset, untuk dioptimalkan menjadi PAD yang menjanjikan.
“Pontianak dari pengelolaan kekayaan daerahnya sangat luar biasa, bisa mencapai ratusan Miliar dari sektor pajak daerahnya,” Supni Alatas menjelaskan.
Ketua Bapemperda DPRD Kabupaten Sambas ini mengapresiasi langkah-langkah yang ditempuh Pemkot Pontianak. Terutama mengedepankan inovasi dalam memacu sektor PAD.
“Kita memahami kota pontianak adalah kota jasa dan perdagangan. Sehingga pihak Pemkot Pontianak sangat lugas memaksimalkan dua sektor ini, yaitu jasa dan perdagangan,” ungkapnya.
Menurutnya, kota Pontianak memaksimalkan dan komitmen kemudahan pelayanan-pelayanan sektor jasa dan perdagangan. “Kota Pontianak sangat serius dalam mengelola aset daerah,” ulasnya.

Pengelolaan Aset, Awalnya Pemkot Pontianak Libatkan Pihak Ketiga
Dari informasi pihak Pemkot Pontianak, awalnya pengelolaan aset melibatkan pihak ketiga. Sekarang mereka kelola sendiri, dan ternyata, pendapatan dari sektor ini meningkat signifikan.
“Keberhasilan Pemkot Pontianak Ini menjadi perhatian kita bersama, sehingga kedepannya dalam mengelola aset ini bisa diterapkan di Kabupaten Sambas,” jelas Supni Alatas.
Supni mengakui terdapat perbedaan karakteristik antara Kota Pontianak dan Kabupaten Sambas dalam pengelolaan aset, namun tidak menutup ruang dalam realisasinya.
“Ada beberapa langkah yang ditempuh Pemkot Pontianak, ini membuka ruang bagi Kabupaten Sambas merealisasikannya di Kabupaten Sambas, sehingga dapat mendongkrak PAD,” tutupnya.
Kunjungan kerja ke BKAD Pemkot Pontianak dipimpin Ketua DPRD Sambas, H Abu Bakar didampingi 3 Wakil Pimpinan dan Anggota Badan Anggaran DPRD Kabupaten Sambas.
Pada Kunker itu, rombongan DPRD Kabupaten Sambas diterima Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah Kota Pontianak, Viktor dan beberapa pejabat Teknis.
Penulis : Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News















