Sambas Times. Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sambas bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas (UNISSAS) menggelar sosialisasi Politik kepada pelajar.
Sosialisasi yang digelar BEM UNNISAS dan Bawaslu Kabupaten Sambas dilaksanakan di SMA Negeri 2 Tebas. Desa Sungai Kelambu, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, Kamis (30/4/2026).
Kegiatan sosialisasi yang mengusung tema “Pengenalan Dunia Perkuliahan dan Pengawasan Partisipatif (Pendidikan Politik untuk Pemilih Pemula” diikut 60 pelajar.
Hadir pada pembukaan sosialisasi itu, Kepala SMA Negeri 2 Tebas, Awang Malianto. Ketua Bawaslu Kabupaten Sambas Yesi Mayasanti, Anggota Bawaslu Henny Yusnita dan Ikhlas, serta Ketua BEM UNISSAS M Lutfi Ariyadi.
Ketua Bawaslu Kabupaten Sambas, Yesi Mayasanti dalam arahannya menyampaikan pentingnya peran pemilih pemula dalam menjaga kualitas demokrasi melalui pengawasan partisipatif.
“Pemilih pemula memiliki peran strategis menentukan arah demokrasi ke depan. Melalui pemahaman yang baik. Diharapkan generasi muda tidak hanya menjadi pemilih, tetapi ikut mengawasi setiap tahapan pemilu agar berjalan jujur dan adil,” harapnya.
Ketua BEM UNISSAS, M Lutfi Ariyadi menjelaskan, selain pemahaman tentang pemilu dan politik. Sosialisasi ini juga menjadi sarana mengenalkan dunia perkuliahan kepada siswa.
“Ya, sosialisasi ini tidak hanya memberikan pemahaman tentang pemilu, tetapi juga memperkenalkan dunia kampus kepada adik-adik siswa. Tujuannya agar mereka melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” jelasnya.
Kepala SMAN 2 Tebas Sambut Baik Sosialisasi Bawaslu dan UNISSAS
Kepala SMA Negeri 2 Tebas, Awang Malianto menyambut baik sosialisasi politik dan pengenalan dunia kampus. Dalam kesempatan itu, ia juga menjelaskan pentingnya pendidikan dan pemahaman demokrasi bagi siswa sejak dini.
“Pendidikan merupakan fondasi utama membentuk generasi cerdas dan berkarakter, pemahaman pemilu sangat penting. Agar siswa memiliki kesadaran sebagai warga
negara bertanggung jawab dalam kehidupan demokrasi,” ujarnya.
Kehadiran Bawaslu pada sosialisasi ini merupakan bagian dari dukungan terhadap upaya peningkatan kesadaran politik masyarakat, khususnya bagi pemilih pemula.
Sosialisasi yang dilaksanakan merupakan bagian dari tindak lanjut program Pengenalan Budaya Akademik Kampus (PBAK) Tahun 2025. Yang diwujudkan dalam bentuk Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM).
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa UNISSAS turun langsung ke masyarakat sebagai bentuk kontribusi nyata. Terutama dalam peningkatan literasi pendidikan dan pendidikan politik.
PKM melibatkan 152 mahasiswa yang terbagi dalam 12 kelompok dan tersebar di 5 desa. Yaitu Desa Sungai Kelambu, Desa Serumpun Buluh, Desa Matang Labong, Desa Pangkalan Kongsi, dan Desa Serindang.
Penulis: Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News














