Sambas Times. Bupati Sambas Satono menyampaikan penjelasan terhadap Dua buah Raperda Kabupaten Sambas pada paripurna DPRD Sambas. Senin, (11/9/2023).
Dalam penyampaiannya, Bupati Satono mengatakan Raperda perubahan anggaran tahun 2023 karena terjadinya perubahan belanja, pendapatan dan pembiayaan daerah.
“Antaranya karena adanya bantuan keuangan khusus dari Provinsi Kalbar TA 2023, adanya alokasi dana PHJD tahun 2023, adanya perubahan DAK Non Fisik,” jelas bupati.
Dari sisi pendapatan, Bupati mengungkapkan Pemda Sambas telah berupaya untuk selalu meningkatkan pendapatan dengan menerapkan strategi proaktif.
“Strategi proaktif yang berbasis pada peningkatan pelayanan sudah kita lakukan, perlu evaluasi kinerja pendapatan darah dengan berbagai perimbangan,” ujar bupati.
Dalam rancangan Perubahan Anggaran APBD 2023, pendapatan daerah targetkan sebesar 1,89 triliun rupiah, atau naik 2,02 persen.
“Dari jumlah tersebut penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) rencanakan 251,81 miliar rupiah meningkat 6,58 persen,” tegasnya.
Pendapatan transfer rencanakan 1,61 triliun rupiah mengalami kenaikan sebesar 21,12 miliar rupiah.
“Sedangkan lain-lain pendapatan daerah yang sah rencanakan meningkat 2,62 persen atau meningkat menjadi 36,52 miliar rupiah,” sebut bupati.
Selain itu, untuk mengoptimalkan program dari perangkat daerah, anggaran belanja daerah alokasikan sebesar 1,90 triliun rupiah, naik 1,63 persen.
Adapun penerimaan pembiayaan dalam rancangan perubahan APBD 2023 targetkan sebesar 213,65 miliar rupiah, sementara pengeluaran pembiayaan target sebesar 210,14 miliar rupiah.
Bupati berharap pembahasan dua buah Raperda tersebut dibahas secara intensif dan mendalam pada rapat pembahasan dan rapat gabungan.
“Antara eksekutif dan legislatif, saya harap pembahasan dua buah raperda ini dapat berjalan lancar dan tepat waktu,” harapnya.
Penulis : Riskiyansyah | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News
















