Sambas Times. Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Sintete, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat menyiapkan Posko Natal dan Tahun Baru (Nataru) di pelabuhan Sintete.
Disiapkan nya Posko Nataru untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, serta memperkuat layanan angkutan laut perintis. Dengan meningkatkan keamanan dan kenyamanan bagi penumpang.
Kepala KSOP Kelas IV Sintete, Hary Suryanto menjelaskan, KM Sabuk Nusantara 36 tidak hanya mengangkut penumpang. Tapi juga menjadi tulang punggung distribusi logistik, terutama bahan kebutuhan pokok di pulau-pulau terpencil.
“KM Sabuk Nusantara 36 menjadi armada utama yang disiagakan untuk melayani rute R-9 Sintete. Menghubungkan Kalbar dengan pulau-pulau terpencil di Kepri dan sekitarnya,” Kepala KSOP Kelas IV Sintete, Hary Suryanto.
Ia menjelaskan, peningkatan pengamanan dan pelayanan telah dimulai dengan didirikannya Posko Terpadu Angkutan Laut Nataru di Terminal Penumpang Pelabuhan Sintete.
“KM Sabuk Nusantara 36, menghubungkan pulau-pulau terpencil, yaitu: Sintete–Serasan- Subi–Ranai, Penagi–P. Laut– Sedanau–Midai–Tarempa– Letung–Tanjung Pinang – Tambelan, dan kembali ke Sintete,” ungkapnya.
Menurutnya, rute ini sangat vital bagi masyarakat pulau yang jarang disinggahi kapal komersial. Sehingga dilakukan antisipasi persiapan lonjakan penumpang yang diprediksi akan meningkat.
Aktivitas Nataru Diprediksi Meningkat 10 hingga 15 Persen
Mengacu pada Nataru tahun lalu, Kepala KSOP Kelas IV Sintete, Hary Suryanto menjelaskan. Aktivitas penumpang dan barang di Pelabuhan Sintete diprediksi meningkat 10 hingga 15 persen.
Menurutnya, peningkatan ini didominasi penumpang dan muatan barang yang melakukan perjalanan dari Kepri ke Sintete untuk merayakan Natal dan Tahun Baru. Atau sebaliknya bagi warga Kalbar yang kembali ke Kepri.
“Kami telah berkoordinasi bersama instansi terkait, termasuk TNI dan Polri. Untuk memastikan kelancaran dan keamanan pelayaran jelang Nataru,” katanya.
Sebelumnya, tambah dia, kapal ini telah menjalani pemeriksaan kelaiklautan rutin, dan posko Nataru siap memberikan pelayanan serta informasi keberangkatan dan kedatangan.
Dalam kesempatan itu, Hary Suryanto menjelaskan beberapa poin utama yang menjadi fokus dalam penyelenggaraan angkutan laut Nataru KM Sabuk Nusantara 36.
Berikut Poin Utama Keselamatan Laut
- Antisipasi Cuaca Ekstrem: KSOP terus berkoordinasi aktif dengan BMKG untuk menyebarkan informasi prakiraan cuaca terbaru kepada nakhoda dan penumpang.
- Keamanan dan Ketertiban: Dilakukan pemeriksaan barang bawaan secara ketat. Tujuannya untuk mencegah penyelundupan barang ilegal, mencegah sesuatu kejadian yang tidak diinginkan di atas kapal saat kapal berlayar.
Masyarakat yang akan melakukan perjalanan diimbau untuk mempersiapkan tiket jauh hari, datang tepat waktu. Serta mematuhi prosedur keselamatan dan protokol kesehatan selama berada di pelabuhan dan di atas kapal.
Penulis: Jaynudin I Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News
Editor: Muhammad Ridho














