Sambas Times. Komite Mahasiswa Kabupaten Sambas (KMKS) menilai Aparat Penegak Hukum (APH) Kabupaten Sambas tidak serius menyikapi penyelewengan Program Indonesia Pintar (PIP) di Sambas.
Sebelumnya aliansi mahasiswa Sambas peduli pendidikan telah melakukan aksi di gedung DPRD Provinsi Kalbar dengan beberapa point tuntutan, pada 19 Februari 2025.
Ketua Umum KMKS Dimas Yosa Ananda menyayangkan sampai sekarang tidak ada tindak lanjut dari APH. Khususnya Kabupaten Sambas menyikapi penyelewengan dana PIP.
“APH Sambas tidak serius dan tidak tegas menyikapi penyelewengan dana PIP. Buktinya sampai sekarang belum ada tanggapan dari APH menetapkan tersangka,” ujar Dimas, Sabtu (26/4/2025).
Ia mempertanyakan belum tuntasnya penanganan kasus dana PIP, sedangkan hak-hak orang banyak sudah di makan dan di selewengkan.
“Bila sudah memenuhi unsur-unsur penyelewengan, serta penggelapan dana penyalahgunaan dana PIP, seharusnya APH Kabupaten Sambas cepat mengambil sikap tegas,” sebutnya.
KMKS menyesalkan sampai saat ini kasus tersebut hampir tenggelam karena tidak ada tanggapan. Maupun statement dari APH Sambas mengenai kelanjutan kasus tersebut.
“Jika memang keadilan sudah tidak ada, maka kami selaku mahasiswa Sambas akan melaksanakan aksi lanjutan demi terwujudnya keadilan dan hak-hak orang banyak, sehingga ada efek jera terhadap para pelaku tersebut,” tegasnya.
Penulis : Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News
















