Home / Pemerintahan

Kamis, 24 Juli 2025 - 08:19 WIB

Sikapi Keruhnya Sungai Sambas, DPRD Konsultasi ke LHP Kalbar

DPRD Kabupaten Sambas saat melakukan konsultasi ke Dinas LHK Kalbar terkait keruhnya sungai Sambas yang berdampak pada Kesehatan dan Pencemaran Lingkungan, Rabu (23/7/2025).

DPRD Kabupaten Sambas saat melakukan konsultasi ke Dinas LHK Kalbar terkait keruhnya sungai Sambas yang berdampak pada Kesehatan dan Pencemaran Lingkungan, Rabu (23/7/2025).

Sambas Times. DPRD Kabupaten Sambas melakukan konsultasi ke Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Kalbar, Menyikapi keruhnya Air Sungai Sambas, yang berdampak terhadap lingkungan.

Konsultasi ke Dinas LHK Kalbar dipimpin Ketua DPRD Sambas Abu Bakar bersama Komisi III, diterima Kepala Dinas LHK Provinsi Kalbar, Ir H Adi Yani MH beserta jajaran. Dinas terkait serta hadir perwakilan Perkim LH Bengkayang, Rabu (23/7/2025).

Ketua DPRD Kabupaten Sambas, Abi Bakar menegaskan, Konsultasi dilakukan sebagai tindakan lanjut dari hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dilakukan DPRD Sambas bersama BKAD Kabupaten Sambas.

“Konsultasi ini sebagai bukti kita peduli dan serius menangani permasalahan pencemaran air Sungai Sambas Besar dan bagian dari tindakan lanjut RDP di DPRD beberapa waktu yang lalu” kata H Abu Bakar.

Ditegaskan Ketua DPRD, berdasarkan pemaparan Kadis LHK Provinsi. Pemerintah Provinsi melalui dinas terkait telah melakukan pengambilan sample atas air di sungai Sambas pada 18 Juli 2025 yang lalu.

“Pemerintah provinsi telah melakukan pengambilan sample air sungai Sambas pada 18 Juli yang lalu. Kita tinggal menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui penyebab keruhnya air Sungai Sambas,” bebernya.

Ketua kembali menegaskan, di sinyalir penyebab keruhnya air sungai Sambas adalah aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) dan kegiatan pertambangan. Uji laboratorim dilakukan untuk keakuratan penyebab keruhnya air sungai.

“Keruhnya air sungai Sambas disinyalir akibat PETI, diharapkan bisa segera diatasi, mengingat pencemaran lingkungan ini berdampak pada kesehatan masyarakat,” harapnya.

Komisi III Ajak Cari Solusi Atasi Dampak Keruhnya Sungai Sambas

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Sambas, Rahmadi menekankan pentingnya mencari alternatif. Serta solusi mengatasi dampak keruhnya air sungai Sambas yang berdampak pada kesehatan masyarakat.

Ia mengatakan, di daerah kecamatan Sejangkung dan Sajad, masyarakat sering kali menjadikan air sungai sebagai kebutuhan pokok, bahkan untuk konsumsi rumah tangga

“Ini menjadi PR bersama, kita harus mencari solusi terbaik agar keruhnya sungai Sambas dapat segera diatasi. Serta dampaknya tidak berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan,” ucap Rahmadi

Ia menegaskan langkah-langkah yang telah diantisipasi, diantaranya berkoordinasi dengan dinas terkait memberikan obat-obatan kepada masyarakat terdampak kesehatan. Seperti gejala gatal-gatal yang telah dialami masyarakat.

Rahmadi mengajak bersama-sama mengatasi permasalahan ini, serta menjaga lingkungan agar masyarakat merasa aman dan nyaman. “Perlu sinergi bersama, pemerintah, Aparat Penegak Hukum (APH), serta masyarakat,” ajaknya.

Penulis : Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Bupati Sambas Satono

Kesehatan

Bupati Sambas Bantu Kaki Palsu Untuk Penyandang Disabilitas
Stunting

Kesehatan

​Bupati Satono Buka Rakor Stunting Kabupaten Sambas
Desa Sepinggan, Kecamatan Semparuk

Pemerintahan

Camat Semparuk Kembali Usulkan Jembatan Berkemajuan
Bupati Sambas Satono

Pemerintahan

Bupati Sambas Serahkan SK Pemberhentian 220 PNS
IKIP Kalbar mengelar pertemuan Keterbukaan Informasi Publik

Pemerintahan

IKIP Kalbar 2023 Harus Bisa Melampaui Rata-rata Nasional
Kejaksaan Negeri Sambas

Pemerintahan

Menjaga Gizi, Menjaga Generasi : Peran Kejari Sambas di Sekolah
Bupati Sambas Satono

Pemerintahan

Manfaatkan Lahan untuk Ketahanan Pangan
Endi Kurniawan, Sekretaris Kecamatan Tangaran

Pemerintahan

Kecamatan Tangaran KomitmenTekan Angka Tidak Sekolah
error: Content is protected !!