Home / Pemerintahan

Rabu, 4 Februari 2026 - 15:18 WIB

KPP Tangaran Diminta Jaga Sanitasi Untuk Keberlanjutan Program

KPP Tangaran dalam kegiatan Laporan Pertanggungjawaban KSM dan Pelatihan KPP DAK Sanitasi TA 2025 di Kantor Desa Tangaran, Selasa (3/2/2026).

KPP Tangaran dalam kegiatan Laporan Pertanggungjawaban KSM dan Pelatihan KPP DAK Sanitasi TA 2025 di Kantor Desa Tangaran, Selasa (3/2/2026).

Sambas Times. Kelompok Pemanfaat dan Pemelihara (KPP) Sanitasi Desa Tangaran, Kecamatan Tangaran, Kabupaten Sambas diminta menjaga keberlanjutan program yang telah dilaksanakan.

Penegasan itu disampaikan Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kecamatan Tangaran, Robi Asmadihansyah, dalam Laporan Pertanggungjawaban KSM dan Pelatihan KPP DAK Sanitasi TA 2025 di Kantor Desa Tangaran, Selasa (3/2/2026).

Kasi PMD mengapresiasi penyelenggaraan penyampaian Laporan Pertanggungjawaban KSM dan Pelatihan KPP Sanitasi di Desa Tangaran tersebut.

Menurut dia, dengan adanya pelatihan yang bertujuan meningkatkan kapasitas pengurus dalam mengelola, memelihara, dan mengoperasikan sarana sanitasi agar berfungsi berkelanjutan.

BACA JUGA:  Percepat Realisasi RTLH, DPRD Sambas Konsultasi ke Balai P2P Kalimantan I

”Pelatihan ini mencakup manajemen organisasi, teknis perawatan sarana, pengelolaan iuran warga, dan kampanye kesehatan. Sehingga bermanfaat dalam keberlanjutan program menjadi lebih nyata,” ujar Robi.

Kepala Desa Tangaran, Idris Jirana menjelaskan, tahun 2025, Desa Tangaran mendapat pembangunan tangki septik skala individual perdesaan minimal sebanyak 25 Kepala Keluarga. Yang dikerjakan secara swadaya.

“Tahun 2025, sebanyak 25 Kepala Keluarga mendapat program pembangunan tangki septik skala individual perdesaan. Untuk tahun 2023 sebanyak 60 Kepala Keluarga, pekerjaan dilakukan secara swadaya oleh kelompok swadaya masyarakat,” jelasnya.

BACA JUGA:  Camat Semparuk Tinjau Jembatan Hambat Lalulintas Perahu

Idris Jirana juga menjelaskan, pembangunan tangki septik itu merupakan bagian dari program kegiatan pengelolaan dan pengembangan Sistem Pengolahan Air Limbah Domestik (SPALD).

“Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat. Melalui pengelolaan limbah rumah tangga yang layak, aman, terpusat, yang dapat mencegah pencemaran badan air,” ujarnya mengakhiri.

Penulis: Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Imbauan Kades Rambayan kepada warganya melalui Medsos bahaya pencurian dan penipuan.

Pemerintahan

Kades Rambayan imbau Warga Waspada Pencurian dan Penipuan
Ketua HMI Pirdaus saat melihat kondisi kerusakan Tugu Lingkar Rambi

Pemerintahan

HMI Minta Pemda Sambas Renovasi Tugu Lingkar Rambi
IPM

Pemerintahan

IPM Sambas Capai 72,08, Tertinggi Dari 12 Kabupaten di Kalbar
Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi

Pemerintahan

Wabup Sampaikan Jawaban Bupati Tanggapi PU Fraksi DPRD Sambas
Lomba mewarnai DPPKH

Pemerintahan

DPPKH Gelar Lomba Mewarnai Tingkat PAUD Peringatan HIK
Uji Kompetensi kepada Hafidz dan Hafidzah Quran

Pemerintahan

Pemda, Kemenag dan LPTQ Uji Kompetensi Hafidz dan Hafidzah Quran
Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi

Pemerintahan

Wabup Rofi Sampaikan Program Prosesar di Desa Lumbang
DPRD Kabupaten Sambas

Pemerintahan

DPRD Sambas Gelar Paripurna Raperda Pertanggungjawaban APBD TA 2023
error: Content is protected !!