Sambas Times. Pemerintah Kabupaten Sambas bersama BAZNAS Kabupaten Sambas menggelar Sosialisasi Zakat, Infaq, dan Shadaqah (ZIS) sebagai upaya meningkatkan literasi, serta memperkuat pengelolaan ZIS bagi umat Muslim.
Sosialisasi di Aula Utama Kantor Bupati Sambas, Rabu (11/2/2026), dibuka resmi Bupati Sambas, H Satono. Turut hadir, jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, Baznas se-Kabupaten Sambas, akademisi dan pemangku kepentingan terkait.
Bupati menyambut baik Baznas Kabupaten Sambas, yang terus bersinergi dan berkolaborasi dalam pengelolaan ZIS. Menurutnya, program itu sejalan dengan visi misi nasional, serta arah Sambas Berkah Berkemajuan.
“Sosialisasi ini menjadi penguatan membangkitkan komitmen pelaksanaan ZIS. Tidak ada makna program strategis jika tidak ada partisipasi seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.
Wakil Ketua Umum IV Baznas Provinsi Kalbar, Bidang SDM dan Umum, Ali Rohman menjelaskan. Pentingnya menjaga amanah disertai inovasi dalam pengelolaan ZIS.
“Untuk mendapat berkah dan berkemajuan, perlu kita pastikan amanah dilaksanakan dengan baik melalui profesionalisme, inovasi, serta terobosan yang berkelanjutan,” sebutnya.
Ia menambahkan, peningkatan literasi ZIS akan terus diperluas melalui optimalisasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan kampus dan tingkat SMA.
Sosialisasi ZIS yang dilaksanakan mengusung tema. “Optimalisasi Pengelolaan dan Pemberdayaan ZIS untuk Kemaslahatan Umat Menuju Sambas Berkah Berkemajuan”.
Dalam sosialisasi itu, Baznas turut memperkenalkan program unggulan. Yakni Baznas Pintar, Baznas Sehat, dan Baznas Peduli sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat.
Sosialisasi disampaikan beberapa narasumber, diantaranya, Rektor Unisas Dr H Arnadi Arkan MPd. Drs Abdi Syukur MSi. Ia memberikan penguatan sinergi dan peran lintas sektor dalam optimalisasi pengelolaan serta pemberdayaan ZIS.
Diakhir sosialisasi, Bupati Satono menginisiasi bantuan 2 paket bedah rumah yang dikelola BAZNAS. Kemudian diikuti perangkat daerah serta unsur perbankan, hingga terkumpul bantuan bedah rumah sebanyak 36 paket bantuan.
Penulis: Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News















