Sambas Times. Bupati Sambas, H Satono, mendorong adanya pemekaran daerah pemilihan (Dapil) DPR RI di Kalimantan Barat, khususnya Singkawang, Bengkayang dan Sambas (Singbebas).
Menurut Satono, kawasan perbatasan tersebut sudah memiliki jumlah pemilih yang cukup besar. Sehingga layak memperoleh keterwakilan politik yang lebih kuat di tingkat nasional.
“Yang penting bagi kami ada keterwakilan masyarakat Sambas dan kawasan perbatasan. Yaitu Sambas, Bengkayang, dan Singkawang,” kata Satono di Podcast SatuKata. Kamis (9/7/2026).
Bupati Satgas menegaskan, jumlah pemilih di kawasan Singbebas diperkirakan mencapai 800 hingga 900 ribu jiwa. Sehingga dapat menjadi perhatian pemerintah dan penyelenggara pemilu untuk Dapil Singbebas.
“Sudah saatnya pemerintah dan penyelenggara pemilu mempertimbangkan pembentukan Dapil tersendiri. Agar aspirasi masyarakat perbatasan dapat diperjuangkan secara lebih optimal di DPR RI.
Satono menegaskan, usulan tersebut bukan semata-mata didorong kepentingan politik. Melainkan untuk memastikan masyarakat di wilayah perbatasan memiliki representasi yang lebih proporsional.
“Kami ingin ada dorongan agar wilayah Singbebas memiliki keterwakilan sendiri. Ini bukan soal kepentingan kelompok tertentu. Tetapi bagaimana masyarakat perbatasan memiliki wakil yang benar-benar memahami kebutuhan daerah,” ujarnya.
Hingga kini kawasan Singbebas belum memiliki Dapil DPR RI tersendiri. Karena itu, ia berharap wacana tersebut dapat dikaji secara serius. Hehingga menjadi representasi politik masyarakat Kalbar, khususnya di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia.
Penulis: Muhammad Ridho| Dapatkan Update News Sambas Times















