Home / Pemerintahan

Jumat, 31 Mei 2024 - 11:10 WIB

Berharap Pemrov Kalbar Tegas Dalam Perizinan Investasi.

Komisi II DPRD Sambas mengabadikan momen foto bersama usai konsultasi ke DPMPTSP Kalbar, Senin (30/5/2024).

Komisi II DPRD Sambas mengabadikan momen foto bersama usai konsultasi ke DPMPTSP Kalbar, Senin (30/5/2024).

Sambas Times. Komisi IV DPRD Sambas berharap Pemerintah Provinsi Kalbar tegas dalam memberikan perizinan investasi, serta memberikan pringatan bagi perusahaan didaerah tidak berlaku keras kepada masyarakat.

Harapan itu disampaikan Erwin Johana Wakil Ketua Komisi II DPRD Sambas pada konsultasi DPRD Sambas ke Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kalimantan Barat.

Ia juga berharap kepada pihak perusahaan yang berinvestasi tidak berlaku keras, baik terhadap masyarakat sekitar maupun dengan pekerja atau karyawannya.

“Kami DPRD sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada semua Investor yang telah berkontribusi besar bagi kemajuan dan kesejahteraan di Kabupaten Sambas,” kata Erwin Johana.

BACA JUGA:  Polsek Subah Rampungkan Sumur Bor Program Polri di Sabung

Tapi kami juga meminta, baik di level Kabupaten maupun Provinsi, dapat menindak bagi investor yang belum melaksanakan kewajibannya terhadap daerah.

Ia mengingatkan masyarakat, baik pekerja, penerima kebun plasma, masyarakat sekitar pada umumnya. Jangan sampai mau diadu domba oleh segelintir perusahaan nakal melalui kebijakannya yang kontroversi.

“Kebijakannya yang kadang merugikan para pekerja, untuk itu, hadirnya pemerintah adalah untuk membantu masyarakat Kabupaten Sambas. Serta menjaga investasi tetap berjalan baik di Kabuptaen Sambas,” ingat Erwin.

Ditambahkan dia, pelaksanaan investasi di daerah berlangsung kondusif. Terkait perusahaan nakal, selalu membuat kebijakan kontroversi dan menekan pekerj bisa diambil sikap dan keputusan yang tegas.

BACA JUGA:  Tiga Pemain Gabsis Lolos Pra PON XXI Wakili Kalbar

Ia meminta perusahaan nakal dengan kebijakan kontroversi. Serta menyebabkan aksi demo atau penolakan masyarakat, pekerja dan masyarakat adat, juga lalai dalam mengurus HGU

“Kami berharap ada tindakan tegas dari pemangku kepentingan. Lebih baik angkat kaki dari wilayah Kabupaten Sambas, daripada merusak lingkungan, menimbulkan keresahan masyarakat, juga mengganggu peluang investasi di Kabupaten Sambas,” pungkasnya.

Penulis : Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi

Kesehatan

Wabup Rofi Hadiri Donor Darah Kodim 1208 Sambas
Konsultasi Lintas Komisi DPRD Kabupaten Sambas

Pemerintahan

DPRD Sambas Konsultasi PMI ke Disnakertrans Provinsi Kalbar
Pemkab Sambas

Pemerintahan

Pemkab Sambas Dukung Deklarasi SPMB 2025-2026
bupati sambas h satono

Pemerintahan

Pemda Sambas Serahkan Bendera Merah Putih Untuk Kecamatan dan Desa

Pemerintahan

Wakil Ketua DPRD Kalbar Laksanakan Reses di Sambas
Kompi Senapan B Yonif 645/Gty

Pemerintahan

Tumbuhkan Sikap Kedisiplinan Melalui Upacara Bendera
Bupati Sambas Satono

Pemerintahan

Bupati Sambas Launching Siap Kompeten
Pemekaran Desa Penjajap

Pemerintahan

Panitia Pemekaran Desa Penjajap Gelar Sosialisasi Akbar
error: Content is protected !!