Sambas Times. Anggota DPRD Kalbar H Subhan Nur mengatakan banjir yang melanda Kabupaten Sambas sudah masuk kategori bencana daerah, karena kondisi hujan masih tinggi, serta luapan air sungai yang terus naik.
“Ini sudah masuk kategori bencana daerah, banjir sudah 5 hari di Kabupaten Sambas, sudah ribuan rumah terendam banjir. Sekarang intensitas hujan masih tinggi, serta luapan air terus naik,” kata Ketua Komisi IV DPRD Kalbar menegaskan.
Perlu bantuan segera dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalbar. Baik banjir di Kabupaten Sambas dan Kabupaten Bengkayang, khususnya kecamatan yang terdampak banjir parah.
“Gubernur harus segera mengambil sikap, jangan setelah banjir baru datang menyerahkan bantuan. Sekarang masyarakat sangat membutuhkan, karena sudah 5 hari ini rumah mereka terendam banjir,” pinta Subhan Nur.
Untuk Kecamatan Sambas saja ada 2 desa yang banjir parah, Lubuk Dagang dan Desa Lumbang, belum di Kecamatan Subah, Galing, Teluk Keramat, Paloh, Jawai, Sejangkung, Sajad dan Pemangkat.
“Tahun ini sudah dua kali terjadi banjir besar, dan kali ini intensitas hujan masih tinggi, tidak menutup kemungkinan akan meluas. Perlu perhatian Gubernur Kalbar meninjau langsung kondisi banjir daerah,” desaknya.
Subhan Nur meninjau langsung kondisi banjir yang merendam 412 rumah warga bersama Bupati Sambas Satono ke Dusun Lubuk Lagak, Desa Lubuk Dagang, Kecamatan Sambas. (edo)















