Home / Info Pasar

Sabtu, 10 Mei 2025 - 02:30 WIB

Ancaman Krisis Ekonomi, Pengusaha Perantauan Sambas Gelar Sarasehan

Para peserta sarasehan ekonomi bersama Menteri UMKM dan Bupati Sambas.

Para peserta sarasehan ekonomi bersama Menteri UMKM dan Bupati Sambas.

Jakarta. Ancaman krisis ekonomi membuat para pengusaha perantauan Sambas menggelar sarasehan ekonomi bersama Menteri UMKM, Jumat (9/5/2025) di Empurau Restaurant Jakarta.

Sarasehan menghadirkan Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Bupati Sambas H Satono, ratusan pengusaha, para pelaku UMKM, Dirut Bank Kalbar dan tokoh perkumpulan Tionghoa.

Sarasehan ini bertema Peluang dan Sinergi Pengusaha dan Pelaku UMKM dalam Membangun Ekonomi Daerah Perbatasan untuk Percepatan Mewujudkan Program Asta Cita Presiden Prabowo Ditengah Ekonomi Global.

Menurut Bupati Sambas H Satono, pertemuan seperti itu rutin setiap tahun. Pada penyelenggaraan sarasehan terinspirasi setelah melihat situasi ekonomi, ancaman krisis pangan hingga perang tarif perdagangan.

“Kondisi ini menjadi salah satu tugas kita bersama selaku putra putri Indonesia. Ini problem kita semua. Saya mengajak bapak ibu pengusaha dan pelaku UMKM untuk mengambil bagian sesuai kemampuan masing-masing mendorong perekonomian Kabupaten Sambas,” kata Satono.

Satono mengharapkan dengan sarasehan tersebut tercipta sinergi dan kolaborasi untuk membangun Kabupaten Sambas. Dalam lingkup luas bisa berdampak bagi perekonomian secara nasional.

“Makanya kita hadirkan Menteri UMKM utuk memberiakan arahan dan strategi jitu untuk mengembangkan potensi Kabupaten Sambas,” kata Satono.

BACA JUGA:  Polres Sambas Dan Kodim Uji Groundwater Detector Tangani Karhutla

Ia memparkan potensi Kabupaten Sambas sebagai kabupaten yang memiliki populasi penduduk terbesar kedua di Provinsi Kalimantan Barat. Selain itu, memiliki lahan pertanian dan hortikultura.

Dalam hal ketahanan pangan, kata Satono, Kabupaten Sambas telah surplus beras sesuai rilis data Badan Pusat Statistik (BPS). Banyak daerah lain yang mendapat asupan beras dari Kabupaten Sambas.

“Terimakasih para sahabat dari berbagai kalangan dan perkumpulan. Ini bagian dari pelaksanaan amanah saya memasuki dua periode,” ujarnya.

Ia mengajak para pengusaha dan pelaku UMKM untuk mewakafkan diri dan mengambil bagian sesuai kemampuan masing-masing. Ayo bersama bupati sambas mendorong perekonomian Kabupaten Sambas. Mudahan tercipta sinergi dan kolaborasi,” jelas Satono.

Inisiatif

Nikolaus Perwira, Ketua Panitia Sarasehan menjelaskan latar belakang penyelenggaraan kegiatan. Bermula dari inisiatif masyarakat yang ada di Jakarta dan Sambas yang menjadi pegusaha UMKM.

“Kami melihat kesamaan pandangan terhadap kondisi ekonomi Indonesia saat ini menuju Indonesia Emas 2045, melalui program Asta Cita dibawah pemerintahan Prabowo Gibran,” ujar Niko, pemilik sapaan akrab tokoh pengusaha muda ini.

BACA JUGA:  Bupati Sambas Panen Jeruk Teknik Moraga

Salah satu cita-cita itu, kata Niko, adalah meningkatkan lapangan kerja, mendorong kewirausahaan, industri kreatif dan infrastruktur. “Sebagai warga negara, kami terdorong untuk turut serta mendukung dan menyukseskan program tersebut,” kata Niko.

Niko mengatakan kondisi pertumbuhan ekonomi kwartal I 4,87% dengan target 5,5%, dan pemerintah hendak menggenjot hingga 8% dalam kondisi situasi perang dagang dan lain sebagainya.

Sektor UMKM, lanjut Niko, memegang peranan penting sebagai salah satu penyangga ekonomi nasional. Hal ini seperti pengalaman terdahulu ketika krisis 98 dan hantaman Covid 19.

“Yang menyelamatkan adalah para pelaku UMKM. Kita punya falsafah gotong royong yang mempersatukan. Ada masalah, semua bersatu,” ujar Niko.

Setidaknya, terdapat 65 Juta pelaku UMKM di Indonesia. Jumlah ini mendomnasi struktur ekonomi Indoneosia dan memberikan kontribusi Pendapatan Domestik Bruto (PDB) sebesar 61%. “Jadi, UMKM kunci utama mencapai Indonesia Emas 2045,” kata Niko.

Menteri UMKM Maman Abdurrahman memberikan pemaparan lugas terkait tugas pokok dan fungsinya. Banyak peluang baru yang dapat merajut sinergi dan kolaborasi.

Penulis: R. Rido Ibnu Syahrie I Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Anggota DPRD H Subhan Nur meminta Pemerintah Kabupaten Sambas dongkrak kembali Jeruk Sambas yang mulai tersisih dari pasaran, dan memfungsikan Citrus Center.

Info Pasar

Dongkrak Jeruk Sambas, Fungsikan Citrus Center
Wakil ketua umum IV Bidang Perbatasan Kadin RI, Eka Indah Raharjo

Info Pasar

Business Matching Forum Dapat Kembangkan Inovasi Produk
Produk Nanas GPR

Info Pasar

Dodol Nanas Gapura Gugah Selera Rasa
Ketua DPRD Sambas

Info Pasar

Ketua DPRD Dukung BNPP RI Gelar BMF di Kabupaten Sambas
IAIS Sambas

Info Pasar

IAIS dan Diskumindag Fasilitasi IKM Dapatkan Sertifikasi Halal
PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk

Info Pasar

HARPELNAS 2025: Adira Finance Perkuat Kedekatan Pelanggan Lewat “Terima Kasih Sahabat”
Bibit Sawit unggul inovasi Poltesa untuk membantu perkebunan masyarakat Kabupaten Sambas.

Info Pasar

Poltesa Rintis Usaha Produk Inovasi Persemaian Sawit Unggul
Tebas

Info Pasar

Desa Pusaka Olah Kayu Sappang Jadi Teh Herbal
error: Content is protected !!