Home / Hukum

Sabtu, 9 November 2024 - 13:08 WIB

Pria Meninggal di Hotel Pemangkat Miliki Riwayat Jantung

Anggota kepolisian Polsek Pemangkat mengangkat jasad korban meninggal di salah satu hotel di Pemangkat Kamis lalu.

Anggota kepolisian Polsek Pemangkat mengangkat jasad korban meninggal di salah satu hotel di Pemangkat Kamis lalu.

Sambas Times. Seorang pria berinisial EC (65) ditemukan meninggal dunia di salah satu hotel di Desa Pemangkat Kota, Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas, Kamis malam, 7 November 2024 lalu.

Kapolres Sambas, AKBP Sugiyatmo, melalui Kasat Reskrim Polres Sambas, AKP Rahmad Kartono, saat dikonfirmasi membenarkan penemuan mayat di sebuah kamar hotel, diketahui dari pihak keluarga korban memiliki riwayat jantung.

Kronologis kejadian bermula saat korban EC menginap bersama pacarnya sekitar pukul 16.30 WIB, dari keterangan yang didapat, korban dan pacarnya sempat berhubungan badan hingga 2 kali.

“Korban berdiri sambil menuju ke arah meja dan menyuruh pacarnya meminta air panas ke resepsionis. Kemudian, pacarnya membuat kopi (obat kuat),” ungkap Rahmad.

Korban lalu meminum kopi tersebut dan duduk di kasur. Kemudian, ia kembali meminum kopi dan berbaring di atas kasus sembari berkata “kenapa pandangan ku gelap? kambuh kah penyakit ku ini?.”

BACA JUGA:  Kapolres Diskusi Penegakan Hukum di Warung Kopi Selakau

Korban meminta pacarnya untuk mengambil air. Setelah diambil, korban meminum air mineral itu dan langsung terbaring di kasur dengan kondisi tidak sadarkan diri.

Melihat hal itu, sang pacar lalu mengguncang tubuh korban, namun tak kunjung sadarkan diri. Pacar korban segera menggunakan pakaian dan ke luar kamar untuk meminta pertolongan.

“Pacar korban meminta pertolongan kepada resepsionis serta seorang saksi lainnya dan memberitahukan jika korban dalam keadaan pingsan,” jelas Rahmad.

Mereka langsung bergegas menuju ke kamar. Saksi sempat mendudukkan korban dan menggosok-gosok punggungnya, namun tidak juga sadarkan diri. Pacar korban lalu meminta sanksi untuk menghubungi ambulans.

BACA JUGA:  Bupati Satono Resmikan Gedung Nifas RSUD Pemangkat

“Sekitar pukul 19.00 WIB, ambulans datang ke hotel dan pihak kepolisian tiba di TKP menemukan korban telah meninggal dunia. Jasad korban kemudian dibawa ke RSUD Pemangkat untuk divisum,” kata Rahmad.

Tidak Ada Tanda-tanda Kekerasan

Dari hasil pemeriksaan luar tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga menyatakan jika korban memiliki riwayat penyakit jantung dan diabetes.

“Korban memiliki riwayat sakit jantung dan diabetes. Dari TKP, petugas menemukan minuman sachet jenis kopi sebagai obat kuat. Selain itu, juga ditemukan satu keping obat jantung dan sudah dipakai 2 tablet,” tutur Rahmad.

Pihak keluarga, kata Rahmad, menolak untuk dilakukan autopsi. Jenazah korban saat ini sudah dibawa pihak keluarga untuk disemayamkan.

Penulis : Jaynudin | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Polres Sambas menggelar Rekonstruksi kasus menantu bunuh pembunuhan di Selakau.

Hukum

Rekonstruksi Pembunuhan Mertua Di Selakau Dilakukan Sebanyak 16 Adegan
Polres Sambas

Hukum

Polres Sambas Ungkap Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di Tebas
Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI)

Hukum

IWOI Kalbar Surati Kapolda Atasi PETI dan Kasus Atensi Kapolri
Polsek Pemangkat

Hukum

Polsek Pemangkat Tangkap Dua Pelaku Curanmor
Pelaku Pencabulan berinisial BA (20) saat ditangkap anggota Unit Reskrim Polsek Pemangkat (Dok

Hukum

Pemuda Cabuli Anak Bawah Umur Hingga Hamil
Sat Lantas Polres Sambas

Hukum

Sat Lantas Polres Sambas Bagikan Stiker Keselamatan Berlalu Lintas
Pemateri Media Gathering menyampaikan peran media sebagai Ujung Tombak Sosialisasi Pemilu 2024

Hukum

Harap Media Jadi Ujung Tombak Sosialisasi Pemilu 2024
Ilustrasi perkelahian di Jembatan Sungai Sambas Besar (JSSB), Tebas-Tekarang, Kabupaten Sambas.

Hukum

Hindari Pengeroyokan, Pemuda Yang Lompat Dari JSSB Akhirnya Meninggal
error: Content is protected !!