Home / Pendidikan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:28 WIB

Tim PKM Fisip Untan Lakukan Edukasi Stop Bullying

Tim PKM Fisip Untan bersama Narasumber dan pelajar SMPN 2 Pontianak mengabadikan momen sesi foto bersama.

Tim PKM Fisip Untan bersama Narasumber dan pelajar SMPN 2 Pontianak mengabadikan momen sesi foto bersama.

Sambas Times. Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Tanjungpura melaksanakan kegiatan “Edukasi Stop Bullying di SMP Negeri 2 Pontianak.

Edukasi sebagai wujud menuju pendidikan berkualitas dalam mendukung SDG 4, dengan menghadirkan Mila Famila ST Sekretaris Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Pontianak dan Dra Hj Endang Indri Listiani MSi sebagai Narasumber.

Edukasi yang diikuti 30 perwakilan siswa kelas 1, 2, dan 3, merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, serta kontribusi akademisi mengajak mahasiswa menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari kekerasan.

Mila Sekretaris KPAD Kota Pontianak menegaskan, anak memiliki posisi penting dan istimewa dalam kehidupan bernegara. Perlindungan anak tidak hanya menjadi perhatian keluarga dan sekolah, tetapi tanggung jawab negara.

BACA JUGA:  Nazarudin Pimpin PCNU Kabupaten Sambas

Yaitu melalui berbagai peraturan, kebijakan, kelembagaan, hingga berbagai momentum nasional pada peringatan hari anak. Serta mendorong para siswa memahami hak-haknya menghormati hak teman-temannya.

Endang Indri Listiani narasumber lainnya menyampaikan pentingnya membangun kesadaran bersama mencegah bullying. Serta peran sekolah menjadikan ruang yang memungkinkan setiap anak berkembang tanpa rasa takut dan tekanan dari lingkungan sosialnya.

“Kita memiliki tanggung jawab menciptakan lingkungan saling menghargai. Siswa harus berani mengatakan tidak terhadap bullying, tidak menjadi pelaku maupun penonton, serta berani menyampaikan ketika melihat tindakan perundungan,” ujarnya.

BACA JUGA:  Polsek Semparuk Tampung Aspirasi melalui Jumat Curhat

Materi edukasi yang diberikan mencakup pemahaman bentuk-bentuk bullying, baik fisik, verbal maupun psikologis, dan dampak yang dapat ditimbulkan terhadap korban. Serta langkah yang dilakukan saat menyaksikan tindakan perundungan.

Melalui kegiatan ini, Fisip Untan berharap edukasi pencegahan bullying dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi siswa dan lingkungan sekolah.

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ruang transfer pengetahuan, tetapi menjadi upaya membangun kesadaran kolektif, bahwa menciptakan lingkungan pendidikan yang bebas dari kekerasan merupakan tanggung jawab bersama.

Penulis: Muhammad Ridho| Dapatkan Update News Sambas Times

Share :

Baca Juga

Guru TK Pembina foto bersama usai memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1444 Hijriah, Jumat (5/8/2022).

Pendidikan

TK Pembina Peringati 1 Muharram 1444 Hijriah
M Luffi Ariadi Ketua Umum BEM Fakultas Syariah IAIS Sambas.

Hukum

BEM IAIS : Membongkar Skandal Korupsi, Apa Menjadi Tradisi
Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Sambas melakukan monitoring pelaksanaan Ujian Madrasah Berbasis Komputer (UMBK) di MAN Insan Cendekia, Kamis (13/3/2025).

Pendidikan

Kemenag Sambas Monitoring Pelaksanaan UMBK MAN IC
kondisi ruang kelas SDN 44 Segarau Parit

Pendidikan

Ferdinan Tinjau Ruang Kelas SDN 44 Segarau Yang Rusak Parah
Suasana wisuda 296 Mahasiswa dan Pascasarjana IAIS Sambas

Pendidikan

IAIS Sambas Wisuda 296 Mahasiswa
Bayu MPd, Dosen UNISSAS

Pendidikan

80 Tahun Kemerdekaan: Evaluasi Perjalanan Menuju Indonesia Emas 2045
Politeknik Negeri Sambas

Pendidikan

PPPM Poltesa Buka Penerimaan Proposal Penelitian dan Pengabdian 2026
Mahasiswa UNISSAS Laksanakan KKM

Pendidikan

Mahasiswa UNISSAS Laksanakan KKM di Tambelan, Bintan
error: Content is protected !!