Sambas Times. Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi pada Rapat Aksi Rembuk Stunting Tiga di Aula Bappeda Sambas mengajak stakeholder sinergis atasi stunting di Kabupaten Sambas.
Dalam sambutannya Wakil Bupati Sambas mengatakan sinergitas dan gerak langkah program harus sinergis semua. Tidak hanya OPD tetapi semua stakeholder terkait harus ikut dalam memerangi kasus stunting.
“Gerakan penurunan stunting yang dicanangkan presiden ini dapat berjalan jika semua sinergis. Sehingga berdampak signifikan terhadap penurunan stunting di Kabupaten Sambas,” ajaknya, Senin (31/7/2023).
Wakil Bupati menyampaikan, pada tahun 2021 Sambas berada di peringkat 4 tertinggi di Kalimantan Barat. “Alhamdulillah pada 2022 kita turun di peringkat 6, semoga di tahun ini kita dapat menekan lagi agar lebih menurun,” motivasinya.
Wabup optimis Kabupaten Sambas tidak lagi bertengger di peringkat 6, bahkan tidak masuk di peringkat 10 besar di tahun 2024,
“Yang jelas hari ini program masih berjalan, dan nanti kita lihat hasilnya bagaimana, dan Pemda Sambas pastinya akan lebih optimal dalam mengawal ini,” yakinnya.
Wabup berharap dengan rapat Aksi Rembuk Stunting 3 Kabupaten Sambas, dapat tercipta semangat baru untuk mempercepat penurunan stunting di Kabupaten Sambas.
“Ini adalah agenda rutin bagi kita untuk menyatukan persepsi, serta menentukan program seperti apa yang akan kita jalankan dalam menurunkan angka Stunting,” bebernya. (Ris).
Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News















