Sambas Times. Sosialisasi Administrasi Kependudukan (Adminduk) di wilayah perbatasan antar negara di Kabupaten Sambas disambut antusias masyarakat. Jumat, (28/7/2023), di salah satu kafe Kecamatan Tebas.
Pada hari kedua tersebut, warga yang belum mendapat pelayanan pada hari pertama. Seperti penerbitan Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Identitas Anak (KIA), Akta serta Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Selain itu, dihari terakhir Gebyar Pelayanan Adminduk tersebut dibuka langsung Bupati Sambas Satono yang dihadiri Ditjen Dukcapil Kemendagri, Kadis Dukcapil Provinsi Kalimantan Barat.
Kepala Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sambas, Wahidah mengatakan penduduk Sambas saat ini berjumlah 643.405 jiwa.
“Dengan kenaikan 2.600 jiwa dari tahun sebelumnya. Telah tercatat di Dana Alokasi Khusus (DAK) semester 1 tahun 2023, tujuan untuk peningkatan pelayanan,” sebutnya.
Ia menyampaikan, bahwa pada saat ini menyatakan kita seyogyanya bagaimana tim teknis dan tim kerja Dukcapil Kabupaten Sambas berusaha bekerja lebih baik.
“Semoga dengan adanya Gebyar Pelayanan Adminduk, masyarakat kita mendapat pelayanan secara langsung tanpa harus datang ke kantor dan merata,” harapnya. (Ris).
Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News















