Home / Info Pasar

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:45 WIB

Falintino Kreator Konten Kalbar Bangun Industri Game dan Pengelolaan Aset Digital

Falintino, Digital Entrepreneur dan kreator konten muda Kalbar yang mulai membangun ekosistem bisnis mandiri lewat industri game dan pengelolaan aset digital.

Falintino, Digital Entrepreneur dan kreator konten muda Kalbar yang mulai membangun ekosistem bisnis mandiri lewat industri game dan pengelolaan aset digital.

Sambas Times. Era digital, kesuksesan tidak lagi diukur dari seberapa besar modal awal atau di mana seseorang tinggal. Industri kreatif digital membuka peluang bagi generasi muda daerah, yang berani mengambil langkah pertama.

Pengalaman ini sedang dirintis Falintino, seorang digital entrepreneur dan kreator konten muda asal Kalimantan Barat yang mulai membangun ekosistem bisnis mandiri lewat industri game dan pengelolaan aset digital.

Bukan sekadar hobi pengisi waktu luang, Falintino melihat industri game, khususnya pengelolaan komunitas dan perdagangan aset digital. Memiliki potensi perputaran ekonomi nyata jika dikelola secara tekun.

“Melalui kejelian membaca kebutuhan pasar, para pemain game di tanah air. Ia mulai membangun bisnis layanan aset digital secara bertahap,” ujar Filintino menjelaskan.

BACA JUGA:  MABM Sambas Bahas Program 2025 dan Pengelolaan Rumah Melayu

Selain fokus mengembangkan lini bisnis, ujar Falintino, ia juga mulai aktif membangun personal branding di platform TikTok. Meski akunnya saat ini masih terbilang baru dan berada di fase awal pertumbuhan.

Dengan ratusan pengikut setia, konsistensinya dalam menyajikan konten seputar dunia game dan edukasi digital mulai menarik perhatian komunitas kreatif lokal.

Menurutnya, angka pengikut bukanlah hambatan memulai berbagi manfaat. Lewat platform tersebut. Ia berkomitmen membagikan insight bagaimana anak muda daerah, khususnya Kalbar, bisa produktif dan melihat peluang bisnis mandiri bermodalkan internet.

“Banyak orang menunda memulai karena menunggu punya modal besar, atau pengikut yang banyak. Padahal dalam industri digital, yang terpenting ialah berani memulai dari bawah,” motivasinya.

BACA JUGA:  Dari Coba-coba, Ikram Berhasil Budidaya Jamur Tiram Menjadi Produk Kemasan

Selain itu, tambah dia, perlu adanya konsisten menjaga integritas bisnis. Serta terus belajar beradaptasi dengan tren platform yang cepat berubah di era digital saat ini.

Ia menegaskan, tantangan di fase awal tentu tidak mudah. Mulai dari membangun kepercayaan konsumen, memahami algoritma platform, hingga mengelola dinamika kebijakan digital.

Namun, ujarnya lagi, langkah awal yang konsisten tersebut dapat menjadi fondasi kuat bagi usahanya untuk terus berkembang.

“Melalui perjalanan yang baru dimulai, diharapkan bisa memotivasi anak-anak muda Kalbar. Tidak ragu melangkah dan mengambil peran aktif sebagai pelaku bisnis di ekosistem digital Indonesia,” harapnya.

Penulis: Muhammad Ridho | Dapatkan Update News Sambas Times

Share :

Baca Juga

Petani Desa Tri Mandayan melakukan perontok padi usai panen,

Info Pasar

Petani Tri Mandayan Gunakan Mesin Perontok dibanding Combine
UMKM Awas

Info Pasar

UMKM AWAS Tolak Aming Coffe di Lokasi PKL
Tebas

Info Pasar

Desa Pusaka Olah Kayu Sappang Jadi Teh Herbal
Program Brigade Pangan Tingkatkan Produktivitas Pertanian

Info Pasar

Program Brigade Pangan Tingkatkan Produktivitas Pertanian
Darso salah satu warga saat ditemui di Pendestrian Pasar Sambas

Info Pasar

Pendestrian Memudahkan Pejalan Kaki Keliling Pasar Sambas
Agen Jeruk mensortir buah jeruk

Info Pasar

Harga Jeruk Naik 1.000 Rupiah Perkilo
Haji Salman saat membuat parang dari bahan besi

Info Pasar

Usaha Pandai Besi Haji Salman Sudah Puluhan Tahun
Produk Olahan Keripik Tempe dengan Label Mbak Tri

Info Pasar

Keripik Tempe PKK Rambayan Gurih dan Renyah
error: Content is protected !!