Home / Hukum

Senin, 31 Oktober 2022 - 22:03 WIB

Kejari Sambas Tahan Kades Lorong

Kades Lorong menggunakan rompi Orange di saat di tangkap Kejaksaan Negeri Sambas, Senin (31/10/2022) malam

Kades Lorong menggunakan rompi Orange di saat di tangkap Kejaksaan Negeri Sambas, Senin (31/10/2022) malam

Sambas Times. Kejaksaan Negeri Sambas menetapkan Kepala Desa Lorong Kabupaten Sambas berinisial IA sebagai tersangka dugaan penyimpangan pengelolaan keuangan APBDesa Lorong Tahun Anggaran 2020.

Usai dilakukan pemeriksaan, Senin (31/10/2022) malam IA ditetapkan sebagai tersangka, dan dititipkan diruang tahanan Mapolres Sambas untuk 20 hari ke depan dalam rangka pemeriksaan lebih lanjut.

“Saat ini tersangka ditahan di ruang tahanan Mapolres Sambas untuk 20 hari ke depan, dan bisa diperpanjang guna pemeriksaan lebih lanjut,” kata Kajari Sambas, Agita Tri Moertjahjanto, Senin (31/10/2022) malam kepada sejumlah wartawan.

Yang bersangkutan, diduga dengan jabatannya melakukan penyimpangan pada pengelolaan keuangan APBDesa Lorong, Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas Tahun Anggaran 2020.

BACA JUGA:  KMS Pemangkat Terima Bantuan Teknologi Pengering Ikan Asin Dari Poltesa

Yakni melanggar Pasal 2 ayat (1) Jo pasal 3 Jo pasal 18 Undang Undang RI nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan korupsi Jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Kajari Sambas menyebutkan penahanan dilakukan, lantaran sudah ada auditor yang menyebutkan adanya kerugian keuangan Negara.

“Kerugian Negara sudah ada, yakni dari auditor, sehingga itu menjadi salah satu dasar IA ditetapkan sebagai tersangka,” katanya.

Namun demikian, Kejari Sambas sudah melakukan pemeriksaan intensif terhadap sejumlah barang bukti jauh-jauh hari. Termasuk pihak Kejari Sambas telah melakukan pemeriksaan kantor Desa Lorong, termasuk rumah pribadi yang bersangkutan.

“Sebelumnya, IA masih menjadi pihak yang dimintai keterangan, namun dari perkembangan pemeriksaan, pada Senin (31/10/2022) dilakukan penahanan,” katanya.

BACA JUGA:  IPM Kabupaten Sambas Melonjak Posisi Ketiga se Kalbar
Kasi Pidana Khusus

Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Sambas Amiruddin menjelaskan, dari hasil pemeriksaan auditor, terdapat kerugian Negara.

“Perhitungan kerugian negara sudah keluar dari auditor, yakni sekitar Rp296.000.000, adalah hasil penghitungan kerugian di 2020. Apakah ada di tahun anggaran sebelumnya atau seperti apa akan kami periksa lebih lanjut,” katanya.

Kades Lorong Ditahan Kejari Sambas

Apakah ada pihak lain terkait dengan perkara ini, Amiruddin menyatakan akan menunggu perkembangan pemeriksaan lebih lanjut.

“Sementara ini masih IA, nanti kami akan melihat perkembangan lebih lanjut. Apakah ada pihak lainnya yang terlibat dalam perkara ini,” pungkasnya. (edo)

Share :

Baca Juga

Amirudin Jaksa

Hukum

JPU Akan Melakukan Upaya Hukum Kasasi Perkara Joni Cs

Hukum

Warga Sambas Heboh Penemuan Kerangka Manusia di Kebun Karet
Dprd Sambas

Hukum

DPRD Dukung Polsek Jawai Selatan Sosialisasi Kamtibmas ke Sekolah
Ngopi To' yang digelar Polsek Sejangkung bersama masyarakat

Hukum

Polsek Sejangkung Tampung Keluhan Masyarakat di Warkop
Akun Medsos Bupati Sambas Satono yang dicatut untuk penipuan

Hukum

Akun Medsos di Catut Penipu, Bupati Satono Akan Lapor Polisi
Satreskrim Polres Sambas

Hukum

Satreskrim Polres Sambas Ungkap Kasus TPPO, 1 Orang Diamankan
BNNK Sambas

Hukum

Diskusi Publik, Kepala BNNK Sambas Bongkar Varian Baru Narkotika
Bobol Kotak Amal PPN Pemangkat

Hukum

Bobol Kotak Amal PPN Pemangkat, R Ditangkap Petugas Keamanan
error: Content is protected !!