Home / Pemerintahan

Senin, 4 Maret 2024 - 16:49 WIB

Dekranasda Kabupaten Sambas Raih Penghargaan INACRAFT Award 2024

Dekranasda Kabupaten Sambas mengabadikan moment foto bersama usai menerima penghargaan INACRAFT Award 2024.

Dekranasda Kabupaten Sambas mengabadikan moment foto bersama usai menerima penghargaan INACRAFT Award 2024.

Sambas Times. Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Sambas meraih penghargaan Kategori Serat Alam di INACRAFT Award 2024.

Kabupaten Sambas menampilkan Tenun Sambas yang berhasil mendapat penghargaan sebagai Best Of The Best, di Jakarta Convention Center (JCC), 28 Februari sampai 3 Maret 2024.

“Dari 7 kategori Award 2024, Dekranasda mendapat penghargaan Serat Alam. Suatu pencapaian membanggakan dari pengrajin tenun kita,” kata Hj Yunisa Satono Ketua Dekranasda Kabupaten Sambas.

Ia mengatakan, Kabupaten Sambas menampilkan Tenun Sambas yang berhasil mendapat Penghargaan Best Of The Best “Hiasan Dinding Tenun Sambas” merupakan kombinasi dari bahan dasar serat alam dari Bambu.

BACA JUGA:  MUI Gelar Sajadah dan Subuh Berjamaah di Masjid At Taqwa Sejangkung

“Hiasan Dinding tenun Sambas ini berhasil memukau 11 dewan juri dengan menggabungkan Benang Katun sebagai benang lungsi dan lembaran bambu sebagai benang pakan,” jelasnya.

Karya ini menggunakan Mesin Tenun Gedongan, dengan motif tenun Sambas, yaitu Pucuk Rebung. “Filosofi pohon bambu tumbuh menjulang, semakin tinggi makin menunduk,” ujarnya.

Menurutnya, hasil capaian ini tidak lepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten Sambas, dan para pengrajin tenun yang ada di Kabupaten Sambas.

“Pemerintah daerah terus memberikan dukungan dan mendorong potensi yang ada, terutama produk dan UMKM Kabupaten Sambas secara nasional maupun internasional,” ucapnya.

BACA JUGA:  Keluhkan Sungai Lubuk Lagak Keruh, Kental dan Menguning

Ia menambahkan, hasil tenun ini merupakan karya Ibu Nurleli pengrajin tenun asal Desa Sumber Harapan. Kecamatan Sambas yang merupakan pengurus Dekranasda.

Penghargaan yang diterima sebagai Best Of The Best Hiasan Dinding Tenun Sambas, selanjutnya akan diajukan ke ajang Internasional (UNESCO).

“Pameran INACRAFT di ikuti 1.500 UKM, peserta mengisi 1.066 booth dengan 24 island yang terdiri dari 850 anggota ASEPHI. Dan 650 non anggota, yang merupakan binaan Kementerian, BUMN, Dinas atau Dekranasda,” tutupnya.

Penulis : Riskiyansyah | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Ferdinan Syolihin menyerahkan penghargaan pada HUT Bhayangkara ke-77 di Halaman kantor Bupati Sambas

Pemerintahan

Ferdinan Harap HUT Bhayangkara ke-77 Polri Makin Jaya
Pokmas Lipas P4S Gegertani memberikan Pembimbingan Pertanian Hidroponik kepada Klien Bapas Kelas II Sambas.

Pemerintahan

Bapas Kelas II Sambas Gandeng Gegertani Berikan Klien Bimbingan Pertanian
Satgas TMMD

Pemerintahan

Peduli Keamanan, Satgas TMMD Rehab Poskamling Desa Ratu Sepudak
Camat Tangaran

Pemerintahan

Camat Tangaran Dukung ILP Posyandu Desa Pancur
DPRD Kabupaten Sambas

Pemerintahan

DPRD Komunikasikan Pembangunan ke BPJN XX Kalbar
Kepala Bakueda H Rachmad Robii

Pemerintahan

Pemda Sambas Kembali Terima Penghargaan WTP LKPD 2021
ASN

Pemerintahan

ADAKSI Harap Pencairan TUKIN Dosen ASN Transparan dan Berintegritas
Ketua Komisi IV DPRD Sambas Anwari mengajak OPD untuk bersama-sama atasi stunting di Kabupaten Sambas.

Kesehatan

Ketua Komisi IV DPRD Sambas Ajak OPD Kompak Atasi Stunting
error: Content is protected !!