Home / Pemerintahan

Selasa, 20 Agustus 2024 - 14:09 WIB

DPRD Komitmen Penguatan Urusan Sosial Kabupaten Sambas

Pansus II DPRD Sambas saat konsultasi ke Dinas Sosial Provinsi Kalbar.

Pansus II DPRD Sambas saat konsultasi ke Dinas Sosial Provinsi Kalbar.

Sambas Times. Panitia Khusus (Pansus) II DPRD Kabupaten Sambas mengemukakan pemisahan urusan sosial untuk berdiri sendiri telah menjadi perhatian serius.

Ketua Pansus II Lerry Kurniawan Figo menjelaskan Raperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Sambas Nomor 4 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah.

“Urgensi urusan pokok tugas dan fungsi Sosial di Kabupaten Sambas sudah selayaknya berdiri sendiri.” Kata Ketua Pansus II DPRD Sambas Lerry Kurniawan Figo menjelaskan.

Figo sapaan akrabnya menjelaskan, idealnya pembahasan pembentukan susunan perangkat daerah terdahulu, bahwa Sosial sudah berdiri sendiri.

“Susunan perangkat daerah terdahulu sosial sudah ada, jadi sangat ideal tugas pokok fungsi urusan sosial dibentuk. Karena memerlukan fokus perhatian yang intens,” tegasnya.

Figo menjelaskan, sebelumnya DPRD pernah konsultasi dan koordinasi ke kementerian sosial untuk memohon dukungan dan perhatian terhadap Penerima Bantuan Iuran (PBI) atau dukungan bantuan program sosial lainnya.

BACA JUGA:  Pemda, Kemenag dan LPTQ Uji Kompetensi Hafidz dan Hafidzah Quran

“Kendalanya pada saat itu urusan sosial yang kita miliki masih belum berdiri sendiri, masih tergabung dengan urusan lain. Sehingga hal ini menjadi perhatian pemerintah pusat atas komitmen daerah terhadap urusan sosial,” terang Figo.

Figo yang juga Ketua Komisi I DPRD Sambas ini berharap. Pembahasan Susunan Perangkat Daerah yang diantaranya memuat perubahan dengan melakukan pemisahan terhadap dinas sosial bisa berdiri sendiri.

“Dengan berdiri sendiri, Dinas Sosial semakin fokus dalam penanganan permasalahan daerah, dan urusan kita bisa linear dengan kementerian sosial mendorong bantuan-bantuan dari pusat untuk daerah,” ungkapnya.

Pansus Minta Pemda Sambas Perkuat Data-data Sosial

Pansus telah melakukan tahapan-tahapan yang diperlukan dalam mempercepat urusan, salah satunya meminta pemerintah Kabupaten Sambas memperkuat data-data sosial.

BACA JUGA:  Jumat Curhat, Mujahidin Sebut Event Islamic Tourism Expo Melenceng

Hal ini diperlukan untuk efektifitas dan efisiensi tugas pokok dan fungsi Sosial, menurut Figo. Telah dilakukan skoring dan sudah mendapatkan validasi dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

“Hasil skoring terhadap urusan sosial sudah layak berdiri sendiri, termasuk urusan pemberdayaan masyarakat desa yang sebelumnya tergabung. Sehingga urusan sosial menjadi organisasi perangkat daerah tersendiri,” papar Figo.

Harapan Ketua Pansus, dengan berdirinya Dinas Sosial Kabupaten Sambas, bisa mendapat dukungan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi. Baik dukungan moril maupun dukungan materil dalam bentuk program kerja.

“Pemerintah Kabupaten Sambas, khususnya unit kerja sosial dapat meningkatkan kinerja terutama memperkuat data-data Sosial dan dapat memiliki fokus urusan kedepannya,” pesannya.

Penulis : Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News

Share :

Baca Juga

DWP

Pemerintahan

Serah Terima Kepengurusan DWP Momentum Perkuat Keluarga ASN Kabupaten Sambas
Desa Semata

Pemerintahan

Desa Semata Gelar Musdes Perubahan RPJMDes
Bawaslu Sambas

Pemerintahan

Bawaslu Terima Penghargaan Pemda Sambas Pada HUT RI ke-81
Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi

Pemerintahan

Wabup Rofi Apresiasi Rally Wisata Bhakti Bhayangkara di Temajuk
Mardani dari Fraksi PDI Perjuangan

Pemerintahan

DPRD Gelar Paripurna PU Fraksi Terhadap Raperda APBD-P

Pemerintahan

Dukung Peluncuran Posyandu ILP Desa Merabuan
DPRD Kabupaten Sambas

Pemerintahan

Hearing Pemekaran Desa di DPRD Sambas Hasilkan Tiga Keputusan
Bunda Paud

Pemerintahan

Bunda PAUD Kalbar Tekankan Gizi dan Akhlak Anak Sejak Dini
error: Content is protected !!