Home / Hukum

Kamis, 14 Agustus 2025 - 16:09 WIB

KMKS Dorong BNNK Sambas Tangani Narkotika Hingga Tingkat Desa

Pengurus KMKS mengabadikan momen foto bersama

Pengurus KMKS mengabadikan momen foto bersama

Sambas Times. Komite Mahasiswa Kabupaten Sambas (KMKS) mendorong Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sambas dapat menangani peredaran Narkotika hingga ke tingkat desa.

Ketua Umum KMKS, Azwar menegaskan, peresmian BNNK Sambas menjadi langkah strategis dalam memperkuat pertahanan wilayah perbatasan dari ancaman narkotika.

Ia mengatakan, sepanjang 2025, kepolisian di Kabupaten Sambas telah mengungkap sejumlah kasus peredaran narkotika yang perlu menjadi perhatian BNN Kabupaten Sambas.

Di Kecamatan Pemangkat, Polres Sambas pada April 2025 menggagalkan peredaran 29 paket sabu seberat 31,65 gram dalam operasi di kawasan permukiman padat.

Sementara di pusat kota Sambas, Satuan Reserse Narkoba Polres Sambas pada 17 Juli 2025 menangkap dua tersangka penyalahguna narkotika dalam operasi dini hari.

“Dari dua kasus ini menunjukkan peredaran narkoba telah menjalar dari kawasan perkotaan hingga ke desa-desa.” Kata Ketua Umum KMKS, Azwar, Kamis (14/8/2025).

Menanggapi situasi tersebut, KMKS menyampaikan apresiasi tinggi peresmian BNNK Sambas yang telah di perjuangkan lebih dari dua dekade sejak terbentuknya Kabupaten Sambas.

“Kami bersyukur dan menyambut baik kehadiran BNNK. Ini bukan hanya kemenangan pemerintah, tetapi juga kemenangan seluruh masyarakat, khususnya generasi muda,” ujar Azwar.

Ia menegaskan, keberadaan BNNK dinilai sebagai momentum penting memperkuat upaya mitigasi dan antisipasi peredaran narkotika di wilayah perbatasan yang rawan penyelundupan lintas negara.

“KMKS mendorong BNNK Sambas menekan peredaran narkotika hingga ke tingkat RT dan dusun. Dengan langkah terukur, berkesinambungan, serta melibatkan komunitas lokal, pemuda, dan elemen masyarakat,” garapnya.

BNNK Harus Bentuk Strategi Pencegahan Terstruktur

Wakil Departemen Kajian dan Advokasi KMKS, Azie Mardianto, menilai, kehadiran BNNK harus diikuti pembentukan strategi pencegahan yang terstruktur dan berbasis masyarakat.

BACA JUGA:  Mardani Harap ATBI Kalbar Sinergis Bersama Pemerintah

“Penanganan narkotika tidak cukup mengandalkan razia dan penindakan hukum. Harus ada pendekatan yang menyentuh akar persoalan, seperti edukasi, pemberdayaan tokoh desa, serta pelibatan organisasi pemuda,” ujarnya.

Ia menjelaskan, posisi Sambas sebagai daerah perbatasan membuatnya memiliki kerentanan ganda, sebagai jalur masuk narkotika sekaligus pasar potensial.

‘BNNK harus membangun jaringan kerja di tingkat RT dan dusun. Sehingga bisa menutup celah peredaran narkotika, yang menyentuh lapisan terbawah masyarakat,” ujar Azie.

KMKS menyambut baik sikap pemerintah daerah yang dinilai serius dalam memerangi narkotika. Kehadiran BNNK harapkan
memperkuat sinergi antara lembaga resmi dan masyarakat.

Penulis : Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Barang bukti pencurian yang diamankan Polsek Pemangkat.

Hukum

Polisi Tangkap Dua Pelaku Pencurian Bekas Bangunan Puskesmas Pemangkat
BNNK Sambas

Hukum

Marthinus Hukom Resmikan BNN Kabupaten Sambas, Mantapkan Kolaborasi
Sat Lantas Polres Sambas

Hukum

Sat Lantas Polres Sambas Bagikan Stiker Keselamatan Berlalu Lintas
Desa Bentunai

Hukum

Korupsi Dana Desa, Mantan Kades Bentunai Ditahan Kejari Sambas
Kerjasama Bapas dan ADI Sambas memberikan pembinaan kepada warga binaan

Hukum

Bapas Sambas Gandeng Pokmas Limas Bina Warga Binaan
Lubuk Dagang

Hukum

Keluhkan Sungai Lubuk Lagak Keruh, Kental dan Menguning
DPRD Kabupaten Sambas

Hukum

DPRD Sambas Apresiasi Polda Mediasi Konflik PT Duta Palma
Satlantas Polres Sambas melalukan patroli penertiban aksi balap liar yang meresahkan pengguna jalan dan masyarakat sekitar.

Hukum

Satlantas Polres Sambas Tertibkan Balap Liar Malam Hari
error: Content is protected !!