Home / Hukum

Kamis, 1 Mei 2025 - 12:55 WIB

PN Sambas Vonis Bebas Kasus Pencurian Sawit PT WHS

Kuasa hukum terdakwa vonis bebas kasus pencurian Buah Sawit mengabadikan momen foto bersama, Rabu (30/4/2025).

Kuasa hukum terdakwa vonis bebas kasus pencurian Buah Sawit mengabadikan momen foto bersama, Rabu (30/4/2025).

Sambas Times. Pengadilan Negeri Sambas menjatuhkan vonis bebas terdakwa dalam kasus dugaan pencurian buah kelapa sawit milik PT Wana Hijau Semesta (WHS) di Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas.

Putusan yang bacakan, Rabu (30/4/2025) menandai berakhirnya proses hukum yang menyita perhatian publik. Mengingat latar belakang kasus berkaitan erat dengan konflik agraria dan ketimpangan perlindungan hukum bagi masyarakat kecil.

Dalam amar putusannya, Majelis Hakim menyatakan terdakwa tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana pencurian sebagaimana yang didakwakan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Kuasa hukum terdakwa, Ariska SH menyambut putusan tersebut dengan rasa syukur, dan menilai hal ini sebagai wujud nyata dari tegaknya prinsip keadilan.

Ia menegaskan, bahwa kliennya hanyalah seorang sopir angkutan buah sawit yang sedang bekerja. Tanpa mengetahui jika lahan tempat pengambilan buah sawit dalam kondisi sengketa.

“Putusan ini menunjukkan hukum tidak semata-mata berpihak pada pihak yang kuat. Klien kami bukan pencuri, dia hanya seorang sopir angkutan buah yang bekerja demi menghidupi keluarganya,” ujar Ariska. Kamis (1/4/2025).

Lebih lanjut, Ariska menekankan pentingnya perlindungan hukum terhadap masyarakat kecil. Khususnya mereka yang bekerja di lapangan, dan kerap menjadi korban atas konflik yang melibatkan perusahaan besar.

“Kasus ini bukan sekadar perkara pencurian sawit. Ini menyangkut hak atas tanah, identitas masyarakat lokal, dan ketimpangan kuasa antara korporasi dan warga biasa, ” jelasnya.

Ia mengatakan, vonis bebas ini menjadi preseden penting, bahwa seseorang tidak boleh serta-merta dikriminalisasi atas dasar klaim sepihak dari perusahaan.

Ia berharap agar ke depan aparat penegak hukum dapat lebih objektif dan proporsional dalam menangani perkara-perkara yang bersinggungan dengan hak masyarakat kecil dan persoalan Agraria.

Penulis : Muhammad Ridho | Dapatkan Update Berita, Ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Satreskrim Polres Sambas

Hukum

Pelaku Peredaran Uang Palsu di Pemangkat Berhasil di Tangkap
Polres Sambas

Hukum

Polres Sambas Rakor Linsek Pengamanan Imlek dan CGM
Satreskrim Polres Sambas

Hukum

Polisi Kejar Pelaku diduga Pembuang Bayi di Sambas
AKP Albert Yusuf Iskandar menanam pohon sebagai kenang-kenangan selama menjabat Kasat Intelkam Polres Sambas.

Hukum

AKP Albert Yusuf Iskandar Pindah Tugas ke Polda Kalbar
Polres Sambas

Hukum

Polres Sambas Sertijab Waka Polres, Kasat Narkoba dan Sejumlah Kapolsek
BBM Subsidi

Hukum

KMKS Sorot Kisruh BBM Subsidi SPBUN Nelayan di Selakau
Foto Ilustrasi

Hukum

Pelaku Cabul di Desa Parit Baru, Kecamatan Salatiga Terancam 15 Tahun Penjara
Pelaku M (56) digiring Anggota Satreskrim saat tiba di Polsek Pemangkat

Hukum

Korban Dicabuli Sebanyak 2 Kali
error: Content is protected !!